• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    Polres Banjarnegara Kawal Mediasi Persolan Warga Keluhkan Aktifitas Truk Dump Bermuatan Hasil Tambang, Begini Hasilnya..

    Rabu, 17 Februari 2021, 12:42:00 AM WIB Last Updated 2021-02-16T19:22:08Z


    Laporan: Iwan Setiawan | Kontributor Banjanegara

    Editor: Bang Nur


    BANJARNEGARA,harian7.com - Terkait persoalan aktifitas tambang pasir yang baru baru sempat memanas kembali diadakan musyawarah. Dalam musyawarah tersebut, dikawal oleh Polres Banjarnegara.


    Diberitakan sebelumnya, warga mengeluhkan adanya aktifitas truk dump pengangkut hasil tambang yang melintas di Desa Kedawung Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Disebutkan warga, aktifitas tambang tersebut beroperasi di kabupaten Purbalingga, namun truk dump justru melintasi jalan kabupaten di Desa Kedawung Kabupaten Banjarnegara. 


    Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH., S.I.K., M.H., M.Si melalui  Kompol Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, kami bersama Kabag Ops Kompol Wardoyo, S.H., M.H.,dibantu Anggota mengawal musyawarah di desa Kedawung untuk mengantisipasi gangguan dari pihak luar agar musyawarah ini bisa berjalan secara kondusif .


    Karena sesuai laporan dari Kapolsek Susukan Iptu Suyono, S.H. akan banyak warga yang hadir dalam musyawarah tersebut , dan dugaan kami benar ibu-ibu berusaha meringsek masuk ke dalam aula balai desa, sedangkan di aula sudah ada perwakilan dari warga.


    "Karena ini masih musim pandemi dan pemerintah melarang dengan adanya kerumunan maka warga kami halau untuk pulang karena di kawatirkan timbul klaster baru ucapnya,"ungkap Kompol Eko.


    Dijelaskan Kompol Eko,  tadi warga menyampaikan aspirasi dengan adanya aktifitas tambang yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga tetapi truk dump melalui jalan Kabupaten di Desa Kedawung yang membuat warga resah.


    Dari hasil musyawarah tersebut, masih kata Kompol Eko, menghasilkan poin yang cukup memuaskan yaitu truk dump hanya boleh melalui jalan kabupaten di desa Kedawung dalam keadaan kosong ( tanpa muatan ).


    "Kami berharap keputusan ini bisa diterima oleh semua pihak agar supaya hal serupa tidak terulang kembali dan kami akan kawal terus melalui Anggota bilamana diketahui salah satu pihak yang melanggar akan kami tindak secara tegas,"pungkas Eko.


    Berita sebelumnya:

    Aktifitas Tambang di Purbalingga, Warga Desa Kedawung Banjarnegara Resah Adanya Truk Melintas

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini