• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Akhir Pekan Di Rumah Saja, Ruas Jalan Kearah Kota Cilacap Ditutup

    Abdurrochman
    Jumat, 09 Juli 2021, 11:16:00 PM WIB Last Updated 2021-07-11T16:42:26Z

    Sumber : Polees Cilacap

    CILACAP, Harian7.com - Selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu, (10-11/07/2021) Pemerintah Kabupaten Cilacap akan menutup penuh sepuluh ruas jalan di Kota Cilacap. 


    Penutupan jalan berdasarkan Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 17 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan mengambil langkah mengurangi mobilitas masyarakat pada akhir pekan.

    Adapun jalan yang akan ditutup yakni :
    1. Jalan Gatot Subroto mulai perempatan terminal kearah kota.
    2. Jalan Jenderal Sudirman mulai perempatan Bandengan
         kearah alun-alun
    3. Jalan A. Yani ke arah alun-alun.
    4. Jalan LE. Martadinata kearah pasar gede.
    5. Pintu kereta api Jalan LE Martadinata.
    6. Pintu kereta api Jalan Sudirman.
    7. Pintu kereta api Jalan Suprapto.
    8. Pintu kereta api Jalan Rinjani
    9. Pintu kereta api Jalan Kawi.
    10.pintu kereta api Jalan Flores.

    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo mengatakan, sepuluh titik jalan arah kota Cilacap ditutup mulai Sabtu (10/7/2021) selama PPKM Darurat berlangsung.

    “Jalan itu kita tutup dan harus ditaati oleh masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,  jalan ditutup setiap Sabtu dan Minggu sampai PPKM Darurat selesai, kalau perkembangan Covid semakin tidak terkendali bisa ditutup setiap hari,” tegas Tulus.

    Tulus menambahkan, selama PPKM Darurat jalan sekitar alun-alun Kota Cilacap juga ditutup setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

    “Yang ditutup jalan menuju sekitar alun-alun seperti Jalan  Jenderal Sudirman depan SMPN 8 dan depan Kodim Cilacap,  Jalan Ahmad Yani. Ditutup mulai pukul 15.30 hingga malam. Penutupan ini untuk mencegah kerumunan warga yang kerap nongkrong di sekitar alun-alun Cilacap meski sudah ada larangan,” ujarnya.

    Sementara, Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi berharap masyarakat untuk dapat mematuhi aturan tersebut dengan mengurangi mobilitas, lebih baik di rumah saja _stay at home_.

    Untuk masyarakat yang memasuki wilayah Kabupaten Cilacap, pada pos-pos perbatasan akan dilakukan penyekatan dan operasi yustisi.

    Untuk pelaku perjalanan esensial akan diminta menunjukkan surat keterangan vaksin dan hasil swab antigen. Penyekatan dilakukan di perbatasan Sampang, Jetis Nusawungu, Mergo Dayeuhluhur dan Rawaapu.

    "Apabila pelaku perjalanan tidak dapat menunjukan surat tersebut, maka akan diputar balikan. Selain itu juga akan dilakukan swab antigen secara acak," pungkas Kapolres. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +