• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Iklan

    Adv

    Upaya Cegah Hama Tikus, Bupati Semarang Siapkan Progam Tanaman Alternatif dan Siap Gandeng Eksportir

    REDAKSI
    Selasa, 09 Maret 2021, 1:41:00 AM WIB Last Updated 2021-03-08T18:52:23Z
    Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH.


    Laporan: Bang Nur/Irul

    Editor: Shodiq


    UNGARAN,harian7.com - Menanggapi adanya serangan hama tikus  yang melanda dibeberapa Kecamatan wilayah Kabupaten Semarang, Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan progam tanaman alrternatif.


    "Contohnya tanaman talas beneng, porang, pisang cavendish  dan juga 'iles - iles' atau porang putih dan mungkin tanaman lain yang tikus tidak memakanya,"kata Bupati Semarang  H Ngesti Nugraha SH MH saat ditemui harian7.com, di Rumah Dinasnya, Minggu (8/3/2021) malam.


    Disampaikan Ngesti, progam tanaman alternatif tersebut mengingat hama tikus kerap kali menyerang di lahan pertanian warga."Sekarang ini ada beberapa kecamatan, tanaman padi, ketela, jagung, bahkan di Kecamatan Getasan yakni di Desa Samirono, tikus sampai memakan pupus rumput gajah. Artinya ini perlu kita waspadai bersama, apakah ini musiman tiap tahun atau bagaimana kita tidak tahu,"ungkapnya.


    Terkait progam tanaman alternatif, selain hama tikus tidak mau makan, juga tanaman tersebut dari sisi hasil juga lumayan tinggi."Kami nanti juga akan berusaha maksimal untuk menggandeng beberapa eksportir yang nantinya siap kontrak pembelian dengan para petani, yang nanti akan difasilitasi pemerintah daerah,"jelas Ngesti.

    Para petani saat gropyok hama tikus.


    Upaya berantas hama tikus


    Upaya untuk mengantisipasi serangan hama tikus, seperti dilakukan Kepala Desa Banyubiru bersama warga  melakukan gerakan massal Gropyokan Tikus, di lahan pertanian, pada Minggu (7/3/2021).


    "Kegiatan yang merupakan progam Kades Banyubiru ini  agar hasil pertaniannya bisa maksimal. Dan hasil gropyokan tikus dibeli Rp 1000 setiap ekornya,"ungkapnya.


    Selain itu, diwilayah Kecamatan Banyubiru juga menyiapkan semacam petasan yang nantinya jika tikus mencium baunya mati. Kemudian juga ada makanan yang disebarkan, lalu tikus memakannya lalu tikus mati dan juga lubang tikus dimasukan obat, sehingga tikus mati didalam.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +