• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Edarkan Pil Dobel L, UC Diciduk Polisi

    REDAKSI
    Jumat, 15 Januari 2021, 5:49:00 AM WIB Last Updated 2021-01-14T22:50:37Z
    Petugas saat menggeledah tersangka pengedar pil dobel L.


    Laporan: Indra | Kontributor Nganjuk


    NGANJUK,harian7.com - Menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan di wilayah Desa Mojoagung sering dijadikan tempat transaksi jual beli pil dobel  L, Jajaran Satreskrim Polsek Prambon Polres Nganjuk langsung bergerak cepat turun ke lokasi. 


    Alhasil pada Rabu 13 Januari 2021 sekira pukul 21.30 WIB berhasil meringkus pelaku yakni UC (27) warga Dusun Watuompak Desa Mojoagung Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk.


    "Setelah dilakukan penggeledahan petugas mendapatkan barang bukti berupa pil dobel L sebanyak 982 butir yang disimpan disaku celana pendek levis warna biru sebelah kanan yang digantung dibelakang rumah,"kata Kapolsek Prambon AKP Moh Sudarman Sudarman melalui Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Rony Yunimantara, Kamis (14/1/2021).


    Dijelaskanya,  petugas juga menyita uang hasil penjualan pil dobel L sebesar Rp 209 ribu dan 1 buah HP merk Samsung J4 warna hitam yang digunakan sebagai alat transaksi jual beli pil dobel L."Dari pengakuan UC setelah diinterogasi petugas berhasil mengamankan beberapa saksi yaitu saudara AG warga Dusun Watuompak Desa Mojoagung Kecamatan Prambon dengan barang bukti 2 butir pil dobel L dan beberapa plastik klip bekas bungkus pil dobel L,"ungkapnya.


    "Petugas juga mengamankan MCN warga Desa Mojoagung Prambon dan SA  warga Dusun Tunggulrejo Desa Baleturi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, "terang AKP Rony.



    Kepada petugas, UC juga mengakui mendapatkan barang haram tersebut  dari ZA warga Desa Tanjung Kalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten  Nganjuk.


    "Selanjutnya tersangka,  saksi dan barang bukti  diamankan di Polsek Prambon guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.Tersangka bisa dijerat dengan pasal 196 jo 98 ayat (2) (3) UURI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,"pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini