• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Polda Jateng Catat Angka Kriminalitas Turun 5,6% Selama 2020

    Rabu, 30 Desember 2020, 6:27:00 PM WIB Last Updated 2020-12-30T12:13:36Z
    Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat gelar press realese akhir tahun 2020. Foto (Andi Saputra/harian7.com).

    SEMARANG, Harian7.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) mencatat selama tahun 2020 sejumlah kasus kriminalitas di Jawa Tengah (Jateng) menurun sekitar 5,6% sebelum pandemi covid - 19 2019.

    Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan angka tersebut sepanjang 2020 hanya mencapai 9.080 kasus atau mengalami penurunan sekitar 5,6% dari jumlah kejahatan yang terjadi pada 2019 yakni 9.615 kasus.

    "Dari kasus sebanyak itu sekitar 6.013 kasus di antaranya merupakan kasus kejahatan yang menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), narkoba, penipuan dan perjudian,"ujarnya kepada Wartawan, saat jumpa pers akhir tahun 2020, di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Rabu (30/12).

    Menurutnya, Kasus curat sepanjang 2020 di Jateng mencapai 1.592 kasus atau turun 7% dari tahun lalu, yakni 1.707 kasus. Sementara kasus curanmor juga mengalami penurunan dari 1.441 menjadi 1.267 kasus.

    Dia menuturkan, kasus kejahatan seperti tindak penyalahgunaan narkoba, pencurian dengan kekerasan (curas), dan peredaran uang palsu justru meningkat.

    "Sepanjang 2020, tercatat ada 1.642 kasus narkoba atau naik 20 dibanding 2019, yakni 1.372 kasus. Sementara kasus curas naik dari 181 kasus, menjadi 217 kasus atau naik 20%,"jelasnya. 

    Untuk Peredaran Uang Palsu, lanjutnya,
    mengalami kenaikan, pada 2019 tercatat ada 14 kasus peredaran uang palsu yang ditangani Polda Jateng. Namun jumlah itu naik 79% pada tahun 2020 menjadi 25 kasus.

    Dia menambahkan, Selain menangani kasus tindak pidana kejahatan, selama 2020 jajaran Polda Jateng juga terlibat dalam berbagai kegiatan operasi yustisi dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19.

    "Total ada 277.881 kegiatan operasi yustisi yang melibatkan jajaran Polda Jateng. Dari kegiatan sebanyak itu, 1.807.400 orang pelanggar yang terjaring mendapat sanksi lisan. Sedangkan 195.632 pelanggar mendapat sanksi tertulis,"pungkasnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini