• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    BS Hadiri Pangilan Polres Nganjuk Untuk Diklarifikasi

    Abdurrochman
    Kamis, 10 Desember 2020, 12:33:00 AM WIB Last Updated 2020-12-09T17:36:32Z


    NGANJUK, Harian7.com
    – BS pengusaha asal Malang, Jawa Timur yang dilaporkan oleh Muzaki Muhaimin Azah pada Jumat (20/11/2020) lalu didampingi tim Kuasa Hukumnya memenuhi panggilan Polres Nganjuk.  BS dilaporkan terkait tindak pidana penipuan dengan bukti lapor Nomor TBL - B/ 68/XI/ RESKRIM/ SPKT. Pihak Polres Nganjuk mengundang terlapor BS untuk diklarifikasi terkait pelaporan Muzaki Muhaimin Azah.


    Tim Kuasa Hukum dari BS, Purwoko, SH yang identik dengan songkok warna hitamnya yang akrab dipanggil Gus Baha, bersama Hariono, SH, MH, M.Kn, Nasikul Khoiri Abadi, SH, MH, saat mendampingi kliennya terkait pelaporan Muzaki Muhaimin Azah menjelaskan, seharusnya klien kami memenuhi panggilan Polres Nganjuk pada Senin, (30/11/2020) kemarin, namun kami baru bisa datang hari ini, Rabu (09/12/2020).


    “Inti dari undangan ini untuk memberikan klarifikasi tentang kebenaran laporan dari saudara Muzaki. Semua bukti-bukti telah kami bawa,” katanya, Rabu (09/12/2020) di halaman Mapolres Nganjuk.


    Untuk permasalahan ini, menurutnya kalau memang bisa diselesaikan secara baik-baik, kita akan melakukan itu, karena berangkatnya kita melakukan kerja sama itu baik-baik. 



    “Memang benar ada kesepakatan tanpa surat perjanjian untuk melakukan pengurusan perijinan tambang yang ditawarkan Supadi (Kades Tarokan saat itu, red) melalui Novi Arianto dan Agus,” ungkap BS melalui Kuasa Hukumnya. 


    Lebih lanjut dikatakan, akhirnya, atas rekomendasi Novi Arianto dan Agus, maka terjadi kesepakatan menggabungkan uang pribadi BS, Pelapor dan Novi Arianto. Ditengah perjalan ada masalah internal di PT milik Supadi yang sudah memiliki banyak tanggungan kepada pihak lain. Akhirnya pecah kongsi dan uang milik terlapor hingga saat ini belum dikembalikan oleh Supadi.


    Sementara, Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi melalui Kasat Reskrim Polres Nganjuk, Iptu Nikolas Bagas, S.I.K, MH ketika dikonfirmasi awak media mengatakan dirinya akan terus mengawal kasus ini dan saudara BS juga kooperaktif memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.


    “Alhamdulillah sampai saat ini tetap kondusif dan tidak menutup kemungkinan ada solusi yang terbaik,” pungkasnya. (Indra)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini