• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    BNNP Jateng Ringkus Tiga Pelaku Narkoba Dengan Selundupkan Sabu Dalam Boneka

    Rabu, 20 Mei 2020, 1:50:00 AM WIB Last Updated 2020-05-20T15:07:26Z

    BNNP Jateng saat meringkus tiga pelaku pengedar narkoba dengan mengamankan barang bukti sabu 200 gram dan pil ekstasi biru 500 butir

    Penulis: Andi Saputra

    SEMARANG, harian7.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng kembali berhasil meringkus tiga orang pengedar yang berusaha menyelundupkan sabu dalam boneka di Pekalongan dan Batang.

    Modus pelaku memanfaatkan menumpang mobil pick up agar bisa mengelabui petugas agar bisa lolos dari PSBB.

    Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan penangkapan bermula pihaknya mendapat laporan terkait adanya pengedar narkotika di wilayah Panjang Wetang, Pekalongan. Dari penyelidikan tersebut petugas lalu menangkap Rusdi, yang mengaku mendapatkan barang haram itu dari wanita bernama Sri Hartatik alias Wezrex (31).

    "Kita tangkap di tempat terpisah Rusdi (36) dulu yang kita tangkap pada 5 Mei di Kecamatan Pekalongan Utara. Sedangkan Sri Hartatik kita tangkap di kosnya Kabupaten Batang dengan amankan barang bukti sabu 200 gram dan pil ekstasi biru 500 butir,"ujarnya, Selasa (19/5).

    Sedangkan, lanjutnya, dari hasil pemeriksaan Sri Hartatik mengedarkan sabu kepada Rusdi atas perintah napi lapas Kelas II B Pati bernama Widodo.

    "Kita masih kembangkan terus, dari mana barang itu didapat," tuturnya.

    Menurutnya Dari pengakuan Sri Hartatik mengambil barang sabu dari Jakarta untuk diedarkan ke Pekalongan. Dengan memilih menggunakan mobil pick up, agar lolos dari pemeriksaan petugas.

    "Modus ini baru kita ungkap di masa pandemi. Mengambil kesempatan saat PSBB dengan pembatasan kendaraan yang selama ini bisa lolos adalah berupa mobil pickup atau mobil niaga," ujarnya Benny.

    Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya terancam hukuman lima tahun penjara hingga seumur hidup.(*)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini