Iklan

Adv

Peduli Lingkungan & Penghijauan, Kapolres Salatiga Pimpin Penanaman 1.000 Pohon

Minggu, 19 Januari 2020, 12:33:00 AM WIB Last Updated 2020-01-18T17:33:29Z
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono saat menanam pohon.
SALATIGA, harian7.com - Dalam rangka memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon tahun 2020 dan untuk mensukseskan  Program Polda Jateng "Go Green Satu Juta Lima Ratus Pohon Di Jawa Tengah", Polres Salatiga beserta Polsek jajaran serta Mahasiswa UKSW asal Papua dan warga IKAMPI (Ikatan Keluarga Mahasiswa Papua Indonesia) Salatiga menggelar apel penanaman 1.000 pohon, di Lapangan Mapolres Salatiga, Sabtu (18/1/2020).

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi menjelaskan, bahwa tanaman yang ditanam sekarang ini berjumlah 1.000 pohon. Bahkan, program penanaman pohon ini dalam rangka penghijauan. Harapannya, apabila dapat tumbuh dan berkembang jangan sampai pohon tersebut ditebang. Pasalnya, penebangan pohon itu akan merusak ekosistem yang ada disekitarnya.

"Kegiatan ini merupakan program Polisi peduli lingkungan. Kita juga libatkan para mahasiswa asal Papua, dengan maksud dan tujuan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa wajib turut serta dalam melestarikan lingkungan salah satunya adalah penanaman pohon," kata AKBP Gatot Hendro Hartono didampingi Kasubbag Humas AKP Djoko Lelono kepada harian7.com, disela penanam pohon.

Ditambahkan, bahwa jenis pohon yang ditanam ini adalah kelompok buah - buahan yaitu diantaranya mangga, jambu, jeruk dan durian yang berjumlah kurang lebih jumlahnya ada 1.000 pohon.

Hadir dalam acara ini, selain keluarga besar Polres Salatiga dan Bhayangkari Polres Salatiga adalah Dekan Fiskom UKSW Dr. Ir. Royke R Siahaenenia MSi, mahasiswa UKSW asal Papua 55 orang didampingi Ketua IKAMPI Abner Sundoy.
Ketua Bhayangkari Polres Salatiga Ny Ratna Gatot Hendro saat tanam pohon.

Penanaman pohon dilakukan oleh Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono S.E M.Si, Ketua Bhayangkari Cabang Salatiga Ny Ratna Quratul Ainy, Wakapolres Salatiga Kompol Krsitanto Budi Nursetya SSos, perwakilan mahasiswa asal Papua (Ester Naomi Okoseray, Vellix Cornelis Ndiken dan Susantika Swity Suebu) dan Ketua IKAMPI Abner Sundoy. (Heru Santoso)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini