Iklan

Adv

Gudang UPT Instalasi Farmasi DKK Salatiga Terbakar, Kerugian Sementara Mencapai Rp 3 Miliar

Kamis, 26 September 2019, 3:35:00 PM WIB Last Updated 2019-09-26T09:33:49Z
SALATIGA, harian7.com - Gudang UPT (Unit Pelaksana Teknis) Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan Kota (DKK)  di Jalan Hasanudin, Salatiga terbakar, Kamis (27/9/2019) siang sekitar pukul 13.30 wib. Kebakaran tersebut diduga akibat hubungan arus pendekdari dalam gedung tersebut.

Daud Dwi Harmanto, Staf UPT Instalasi Farmasi mengatakan, bahwa pada saat kebakaran itu, listrik padam. Pemadaman listrik ini sejak pagi sekitar pukul 08.30 wib. Namun, di dalam gudang tersebut, genset masih nyala/hidup. Entah apa sebabnya, tahu-tahu muncul api yang langsung membesar dan membakar gudang.

"Saat kejadian kebakaran ini, listrik padam sejak pagi sekitar pukul 08.30 wib. Sementara genset masih nyala, dan tidak lama ada pengisian bahan bakar ke genset tersebut. Kurang lebih tiga puluh menit dari isi bahan bakar itu, kita dikagetkan muncul api yang langsung membesar dari sekitar genset," kata Daud DH kepada harian7.com, dilokasi kejadian, Kamis (26/9/2019).
Muhammad Alim, Staf Bagian Kebersihan DKK saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Ditambahkan, akibat terbakarnya gudang ini, kerugian sementara mencapai Rp 3 Miliar. Jumlah ini belum termasuk bangunan gudang dan lainnya. Itu perkiraan sementara dari obat-obatan yang terbakar.

Sementara, Muhammad Alim (Staf Bagian Kebersihan DKK Salatiga) menambahkan, bahwa saat listrik padam (karena memang ada pemadaman dari PLN) sejak pagi sekitar pukul 08.30 wib, genset langsung dihidupkan. Kurang lebih pukul 13.00 Wib, genset itu diisi bahan bakar. Namun, sekitar pukul 13.30 wib, dikagetkan telah muncul api dari pojok gudang yang langsung membesar.

"Sebelum terjadi kebakaran sempat mengisi bahan bakar ke genset itu. Setengah jam kemudian, kita dikagetkan dengan munculnya api yang langsung membesar hingga membakar gudang yang diresmikan penggunaannya pada tahun 1991 lalu," ujar M Alim kepada harian7.com.

Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Salatiga, Yayat Nurhayat menyatakan, bahwa dari informasi staf di DKK bahwa dugaannya kebakaran itu akibat hubungan arus pendek atau konsleting. Untuk memadamkan api yang membesar, empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Untuk pemadaman api, kita kerahkan tiga mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki air dari PMI Kota Salatiga. Dari laporan yang kami terima, kejadian awal sekitar pukul 13.30wib," tandas Yayat kepada harian7.com, dilokasi kejadian. (Heru Santoso).
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini