• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Roti Produk Peppy Bakery Kranggan Temanggung Banyak Disukai Pelanggan Dari Beberapa Kota

    Admin : Ady Prasetyo
    Rabu, 02 Juni 2021, 6:35:00 PM WIB Last Updated 2021-06-02T11:35:24Z

     Penulis : Ratmaningsih | Kontributor Temanggung


    Sevia Widowati pemilik usaha Peppy Bakery menunjukan hasil produk rotinya.


    TEMANGGUNG, harian7.com - Sudah tidak asing lagi Peppy Bakery yang berlokasi di Ngepoh, Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung selalu didatangi reseller dari berbagai kecamatan untuk mengambil hasil produksi setiap harinya.


    Sesuai nama pemiliknya Sevia Widowati (40) atau akrab dipanggil Peppy adalah penyedia produk roti basah atau bakerry yang banyak disukai masyarakat karena cita rasanya lembut dengan krim di dalamnya, sebagai topping ada keju coklat, kacang coklat, dan abon. 


    Selain itu Peppy juga memproduksi pizza dengan harga terjangkau. Setiap hari Peppy dibantu oleh tujuh orang karyawan dalam memproduksi sebanyak kurang lebih tiga ribu bungkus dengan menghabiskan kurang lebih dua karung terigu. Pemasaran juga sudah mulai melebar ke kota- kota selain Temanggung seperti Magelang dan Semarang.


    Ketika ditemui harian7.com ditempat produksinya. Rabu, (2/6/21) Peppy menceritakan awal memproduksi karena ketertarikannya pada produk bakery sewaktu di bekerja di suatu mall.


    "Awalnya saya melihat bakery yang beraneka macam bentuk dan rasanya. Dari situ saya muncul ide membuat roti yang bisa dinikmati masyarakat dengan harga murah dan enak," Terangnya.


    Lebih lanjut Peppy menuturkan, Keistimewaan roti ini adalah rasanya yang manis, teksturnya lembut dan sama sekali tidak memakai pengawet, bisa dipastikan dalam tiga sampai empat hari roti Peppy sudah tidak bisa dikonsumsi, harganya juga murah busa dijangkau semua kalangan, berkisar tiga ribu lima ratus rupiah, sangat terjangkau, Imbuhnya.


    Dirinya mengakui, dalam memproduksi hanya sesuai pesanan  karena mengingat roti ini hanya bisa bertahan beberapa hari saja. Selain itu alat juga masih kurang memadai jika memproduksi lebih banyak dari biasanya.


    "Semenjak habis lebaran ini permintaan pasar agak menurun. Banyak roti sejenis yang ada di pasaran, akan tetapi saya tetap mempertahankan  kualitas. Harapan saya nantinya ada perhatian dan  dirangkul selaku pelaku usaha makanan oleh pemerintah Temanggung," Harapnya.


    Sementara itu, Umiari (35) salah satu konsumen menuturkan bahwa roti produk Peppy dirasa enak, lain daripada yang lain, rasanya dari awal sampai sekarang masih sama, harganya juga murah, bisa dijangkau. Tuturnya.


    "Banyak masyarakat yang sudah mengenal roti peppy dan menyukainya, bisa sebagai alternatif makanan untuk acara juga pas untuk oleh-oleh bagi kerabat," pungkasnya. (*)




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini