• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Tingginya Intensitas Hujan Guyur Kota Salatiga, Akibatkan Tembok Pembatas Jebol Hingga Rumah Warga Tergenang Air

    REDAKSI
    Jumat, 02 April 2021, 1:48:00 AM WIB Last Updated 2021-04-01T18:48:49Z
    Air genangi ruas jalan di Perumahan Taman Mutiara.(Foto: Bang Nur)


    Laporan: Bang Nur


    SALATIGA,harian7.com - Akibat tingginya Intesitas hujan mengguyur Kota Salatiga, menyebabkan tembok  pembatas jebol di Perumahan Praja Mulia dan Perumahan Argomulyo, Salatiga, Kamis (1/4/2021).


    Akibat  kejadian tersebut dua rumah yakni rumah ketua RT 03 RW 10 dan rumah Ketua RW 10 di Perum Argomulyo mengalami dampak yang terparah. 


    Di saat bersamaan, di kawasan Perumahan Grandwitjitra Blok D Goa Tegalrejo, Salatiga, juga tiang Telkom dan cctv perumahan hanyut serta saluran air terputus.


    Ditempat lain yakni di kawasan Perumahan Taman Mutiara, Salatiga khususnya di RT 01 RW 10 juga terendam air, karena air dipersawahan meluap.


    "Air sawah bercampur hujan masuk ke rumah. Belum pernah terjadi sebelumnya seperti ini," ungkap seorang warga Taman Mutiara di RT 01, yang rumahnya dalam kondisi terparah tergenang hingga kata kaki. 


    Selain air menggenangi rumah warga juga  ruas jalan Perumahan turut terendam air setinggi betis orang dewasa. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun  air yang menggenangi rumah warga di kawasan Perumahan tepat di samping Exit Tol Tingkir ini cukup mengejutkan warga sekitar. 


    Kepala Satpol-PP Kota Salatiga Agung Nugroho saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Disampaikanya, ia  mendapatkan laporan sejumlah kejadian akibat curah hujan yang tinggi.


    "Kami sudah dapat laporan, dan saat ini kami sudah turunkan tim untuk pengecekan ke lokasi. Belum dapat disebutkan berapa kerugian, tim baru meluncur," ungkap Agung. 


    Sebelumnya, Satpol PP juga telah memetakan titik rawan baik longsor hingga pohon tumbang semasa musim hujan. 


    "Ada empat titik rawan bencana tanah longsor di Salatiga yakni di Kelurahan Kutowinangun, Kelurahan Kumpulrejo, Kelurahan Gendongan dan Kelurahan Sidorejo Kidul," sebut Agung.  


    Selain itu, lanjut dia, ada pula titik rawan pohon tumbang diantaranya di Kelurahan Kutowinangun Lor, Kelurahan  Mangunsari dan Kelurahan Kutowinangun Kidul.


    Dengan kondisi musim penghujan seperti saat ini, pihaknya bersiaga penuh dan terus memantau serta berkoordinasi dengan instansi samping.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini