• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    3 Orang Meninggal Dunia dan 2 Lainya Mengalami Luka-Luka Akibat Tertimbun Longsoran

    Admin : Ady Prasetyo
    Sabtu, 17 April 2021, 9:14:00 PM WIB Last Updated 2021-04-18T03:41:11Z

     Penulis : Ady Prasetyo | Kabiro Kedu


    Proses evakuasi para korban.


    MAGELANG, harian7.com -  Penambangan manual Galian C di Sungai Bebeng ikut wilayah Ds. Kaliurang Kec. Srumbung Kab. Magelang, terjadi longsoran setinggi 75 meter yang mengakibatkan beberapa orang tertimbun material pada Sabtu, (17/4/21) sekira pukul 10.00 wib. 


    Dalam musibah ini sedikitnya 3 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 2 diantaranya mengalami luka-luka,


    Korban diketahui bernama Suroto (45) warga Kalinegoro, Kec. Mertoyudan (Luka Ringan), Yumari (54) Alamat Dsn. Bacinan, Ds. Jamus Kauman, Kec. Ngluwar, mengalami (Luka Berat), Sardi (46) Alamat Kalibening, Dukun, (Meninggal Dunia), Sujarwo (55) warga Semen, Kec. Salam (Meninggal Dunia), Sugeng (45) penduduk Dsn. Tompen Ds. Pandanretno Kec. Srumbung (Meninggal Dunia).


    Menurut keterangan saksi Yaswato (49) alamat Dsn. Cepagan RT. 03 / 08 Ds. Kaliurang Kec. Srumbung. Dirinya mengatakan bahwa pada pukul 07.00 Wib berangkat dari rumah bersama teman-temanya yang lain, sesampainya dilokasi saksi melihat kelima korban sudah bekerja. Selanjutnya ia bekerja disebelah utara TKP, sewaktu sedang melakukan penambangan, secara tiba-tiba terdengar suara gemuruh tanah longsor dan menimpa ke 5 (lima) korban. 


    " Setelah itu saya mendekat ke lokasi dan melihat Saudara Yumari dengan keadaan luka berat, selanjutnya saya menolong korban bersama dengan rekan-rekan yang lain," terangnya.


    Sementara Salah satu Relawan kemanusiaan, Heli Wibowo saat dihubungi harian7.com menjelaskan, Selanjutnya korban yang tertimbun material longsoran dilakukan evakuasi dengan menggunakan alat berat jenis Backhoe. 


    " Pada pukul 14.00 Wib korban atas nama Sardi diketemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan kedua kaki putus dan wajah hancur," Jelasnya.


    Selanjutnya pukul 16.30 Wib korban yang bernama Sujarwo dan Sugeng juga ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup. Imbuhnya


    Bagi korban luka telah mendapatkan perawatan medis, dan setelah seluruh korban meninggal dunia berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Muntilan. Pungkasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini