• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    PT S2P PLTU Cilacap Peduli Warga Terdampak Puting Beliung Bantu Material & Uang

    Selasa, 27 Oktober 2020, 2:06:00 AM WIB Last Updated 2020-10-26T19:06:16Z

    CILACAP, Harian7.com - Bencana angin puting beliung yang terjadi pada awal Oktober 2020 lalu telah memporak porandakan Desa Menganti dan Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. 


    Melihat lingkungan yang berada di dekat area perusahaan terkena bencana mengundang keprihatinan PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PLTU Cilacap untuk membantu masyarakat.

    Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat tanggap bencana, PT S2P PLTU Cilacap menyerahkan bantuan kepada para korban terdampak bencana angin puting beliung. Bantuan yang diberikan berupa material asbes dan uang.

    Bagian CSR PT S2P PLTU Cilacap Sarjoko mengatakan, bencana angin puting beliung terjadi pada 1 Oktober 2020 lalu melanda dua desa di wilayah Kecamatan Kesugihan yakni Desa Karangkandri dan Menganti.

    "Sekitar 45 rumah yang terdampak dengan tingkat kerusakan ringan maupun sedang. Paling banyak rumah yang terdampak ada di Desa Karangkandri tepatnya di Jalan Pepaya," katanya, Kamis (22/10/2020).

    Dengan kondisi tersebut, lanjutnya PT S2P PLTU Cilacap memberikan bantuan untuk meringankan beban kepada warga masyarakat yang terdampak. Bantuan yang diberikan berupa material asbes sebanyak 248 lembar dan uang sebesar  Rp 8,5 juta.

    "Bantuan disalurkan melalui pihak pemerintah desa setempat pasca kejadian bencana angin puting beliung. Material asbes diserahkan untuk warga terdampak di Desa Karangkandri. Sedangkan uang Rp 8,5 juta diserahkan untuk warga Desa Menganti. Saat itu warga Desa Menganti langsung memperbaiki atap karena hujan sudah turun, sehingga diberikan bantuan berupa uang," ungkapnya.

    Menurut Joko, meski bantuan tersebut tidak besar, namun sebagai tetangga berharap rumah warga terdampak segera diperbaiki. Sehingga, rumah bisa ditempati kembali karena sudah memasuki musim penghujan.

    "Karena musim hujan, dengan atap rumah diperbaiki warga bisa tinggal dengan nyaman tanpa khawatir hujan datang lagi," pungkasnya. (Rus)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini