• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    PSE GPM Gelar Pelatihan Budikdamber, Bekali Ketahanan Pangan Dimasa Pandemi Dengan Budidaya Lele di Ember

    Jumat, 16 Oktober 2020, 3:53:00 PM WIB Last Updated 2020-10-16T08:53:30Z
    Para peserta saat mengikuti pelatihan.


    Laporan: Bang Nur


    SALATIGA,harian7.com - Tim Pelayanan Pengembangan Sosial Ekonomi Gereja Paulus Miki bekerja sama dengan Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) dan Tim Kordinator  Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Pusat mengadakan Pelatihan Budidaya Lele dalam Ember atau yang lebih dikenal dengan DIKDAMBer. Kegiatan dilaksanakan di Aula KPTT pada Hari Jumat Tanggal 16 Oktober 2020 dan diikuti 100 orang dari berbagai wilayah di Salatiga.


    "Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan masyarakat supaya mempunyai ketahanan pangan di tengah pandemi ini, sehingga ketika mereka dirumah masih bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif,"kata Dio Salah satu tim Relawan Covid Pusat.


    Wimar salah salah satu staf KPTT yang menangani bidang perikanan menuturkan, pada pelatihan kali ini materi yang disampaikan fokus pada bagaimana mempersiapkan dan bagaimana membudidayakan lele secara sederhana dengan bahan dan alat yang sederhana juga.


    " Budidaya lele dalam ember ini merupakan metode yang sangat sederhana, perlu ketekunan dan ketelatenan dalam pemeliharaan ikan lele,"ungkapnya.


    Ditambahkan Wimar, selain lele kita juga bisa kembangkan beberapa tanaman diatasnya seperti kangkung, sawi dan lainya.


     Sementara itu, Wahyu Anggoro anggota Pse sebagai Kordinator pelatihan dan pembagian paket dikdamber mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari komitmen PSE GPM untuk ikut andil dalam aktifitas pengembangan ekonomi umat.


    "Setelah pelatihan kami kumpulkan dalam komunitas WA Grup, supaya memudahkan kita memonitor dan bisa mempercepat penanganan kalau ada masalah,"terang Wanyu.


    "Biaya yang dibutuhkan tidak banyak hanya sekitar 100ribuan, jadi siapapun bisa melakukan metode bididaya ikan dalam ember ini,"pungkas Wahyu.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini