• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Divisi Perempuan NFC Deklarasi Dukung Ngebas, Ajak Anggotanya Tolak Politik Uang

    Minggu, 25 Oktober 2020, 9:00:00 PM WIB Last Updated 2020-10-25T14:00:02Z


    Laporan: Bang Nur


    UNGARAN,harian7.com - Divisi Perempuan Ngebas Fans Club mendeklarasikan diri untuk memberikan  dukungan kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngesti Nugraha-Basari di Pilkada Kabupaten Semarang. Dukungan tersebut diberikan karena pasangan nomor 2 yang diusung PDI-Perjuangan, PKB, Partai Demokrat, dan Hanura tersebut menyatakan komitmen untuk pemberdayaan  melalui program yang berpihak kepada perempuan.


    Ketua Divisi Perempuan NFC Yan Krisna Murti Budisusetyowati mengatakan seluruh anggotanya menolak politik uang dalam Pilkada 9 Desember 2020. 


    "Politik uang itu hanya Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, baru selangkah pasti sudah habis. Tapi kalau program akan berjalan selama periode pemerintahan pasangan Ngebas," jelasnya di RM Cikal Gading Tuntang, Minggu (25/10/2020).


    Yan Krisna mengungkapakn selama ini Divisi Perempuan sudah bergerak ke masyarakat, termasuk dengan kegiatan Jumat Berkah. "Itu adalah kegiatan sosial yang digalang teman-teman dengan dana sendiri, karena kami relawan yang tidak ada masalah," tegasnya. 


    Dia mentargetkan pasangan Ngebas memerole setidaknya 85 persen suara perempuan di Kabupaten Semarang. "Kami akan terus melakukan sosialisasi dari lingkungan terkecil, sasarannya nanti hingga per-TPS ada kader yang mengawal suara Ngebas," kata Yan Krisna.


    Ketua Tim Pemenangan Ngesti Nugraha-Basari, Bondan Marutohening menyampaikan bahwa pasangan nomor urut 2 tersebut akan selalu berpihak kepada kaum perempuan. "Akan selalu ada ruang gerak bagi perempuan untuk berekspresi, berkreatif, dan memajukan perekenomian," ungkapnya.


    Sementara Ngesti Nugraha mengatakan akan menaikkan insentif untuk pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang. "Program PKK itu harus tersusun rapi, satu tahun sebelumnya. Sehingga anggaran yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk kegiatan," paparnya.


    Dia juga meminta agar Divisi Perempuan NFC tidak bubar pasca-pilkada. "Organisasi ini harus mengawal program-program Ngebas dan semakin berkiprah untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Lebih baik menjadi ormas sosial," kata Ngesti.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini