Iklan

Adv

Dimasa Pandemi, Pengusaha Harus Peduli Keselamatan Pekerja dan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Magelang

Rabu, 30 September 2020, 3:58:00 PM WIB Last Updated 2020-09-30T08:58:06Z
Foto ist.


MAGELANG,harian7.com – Pengusaha memiliki tanggung jawab membantu pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terlebih di saat pandemi Covid-19 yang berimbas pada sektor ini.

“Andil pengusaha sangat besar dalam pertumbuhan ekonomi di Magelang. Pengusaha juga membunyai tanggung jawab yang besar sehingga saya bisa ringan dalam melakukan peningkatan pertumbuhan ekonomi bagi rakyat,” kata Sigit di sela kegiatan dialog interaktif Pemerintah Kota Magelang dengan pengusaha Kota Magelang di Pendopo Pengabdian kompleks rumah dinas Wali Kota Magelang, Selasa (29/9/2020) kemarin.

Di sisi lain, pengusaha juga harus memperhatikan keselamatan para pekerja agar terhindar dari penularan Covid-19. Mereka wajib menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya.

“Masa sulit seperti ini kita memberikan dukungan kepada para pengusaha, agar tetap eksis, apa-apa dibuka dengan protokol kesehatan yang saya harapkan para pekerja diperlakukan yang baik,” tutur Sigit.

Menurutnya, protokol kesehatan ini penting agar pergerakan kasus Covid-19 di Kota Magelang dapat ditekan. Data Dinas Kesehatan setempat menyebutkan, saat ini Kota Magelang merupakan daerah terendah ke-2 di Jawa Tengah yang memiliki kasus Covid-19.

“Hari ini menggembirakan kalau kasus Covid-19 kita di ranking ke-2 dari bawah se-Jateng. Harapannya kegiatan sosial ekonomi kita bisa tumbuh dengan baik,” sebut Sigit.

Kepala Bappeda Kota Magelang Joko Soeparno memaparkan, berdasarkan data BPS tahun 2016, aktivitas ekonomi yang paling banyak dijalankan di Kota Magelang adalah Usaha Perdagangan Besar dan Eceran yang mencapai 43,34 persen.

Adapun sebagian besar aktivitas perdagangan berada di Jalan Pemuda atau pecinan. Joko menjelaskan, Jalan Pemuda mempunyai nilai historis yang tinggi bagi usaha perdagangan di Kota Magelang.

“Ada rencana Pemkot Magelang melakukan perbaikan kualitas trotoar di Pecinan sebagai ruang publik, minimal seperti jalan Malioboro yang di sore hari bisa dinikmati oleh masyarakat yang menggunakan jalan tersebut,” ungkapnya.

Harapannya, ke depan geliat perdagangan di Jalan Pemuda bisa terus hidup. Sehingga mampu menyokong Kota Magelang sebagai kota jasa dan mampu menjawab segala tantangan ekonomi.(Ady/DJ)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini