• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Air Laut Pasang, Aparat TNI Intens Pantau Wilayah dan Imbau Warga Waspada Potensi Bahaya Banjir

    Rabu, 27 Mei 2020, 10:42:00 PM WIB Last Updated 2020-05-27T15:42:08Z
    Cilacap, Harian7.com - Pasang air laut yang terjadi pada hari kemarin hingga malam dini hari tadi, menyebabkan banjir rob dan menggenangi beberapa wilayah pemukiman warga.

    Meski baru setinggi mata kaki orang dewasa, namun pasangnya air laut membuat warga yang tinggal di sekitar pinggir pantai mulai waspada terhadap dampak terburuknya.

    Salah satunya di Kelurahan Tambakreja yang lokasinya berada paling dekat dengan tepi pantai. Air laut yang masuk sempat mengalami pasang surut namun pada hari ini, Rabu (27/05/20) air laut kembali pasang dan masuk ke pemukiman warga dengan ketinggian kurang lebih 15 cm.

    Menyikapi kejadian ini, Babinsa Koramil 01/Cilacap, Serma Puryanto dan Serda Kasmanto turun kelapangan guna memantau perkembangannya

    "Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa dan materiil. Kita selaku aparat kewilayahan juga intens turun ke lapangan guna memantau perkembangannya," kata Serma Puryanto.

    Dia mengimbau agar warga untuk tetap tenang dan selalu waspada terhadap potensi banjir rob lagi.

    "Ada beberapa wilayah yang terdampak banjir rob diantaranya di RT 11 RW 05 Kelurahan Tambakreja, Kelurahan Kutawaru sekitar kali segara anakan, RT 04 RW 23 Kelurahan Donan, pesisir Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem dan Sentolokawat Kelurahan Cilacap, dan RT 06 RW 10, RT 03, 04 RW 08 Kelurahan Tegalkamulyan," ungkapnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, pasang air laut terjadi mulai beberapa hari yang lalu, namun mulai hari kemarin air mulai naik dan masuk ke pemukiman warga dan di perkirakan air laut kembali pasang pada pukul 10.00 wib.

    "Kita bersama aparat lainnya tetap pantau perkembangannya dan menghimbau warga di sekitar pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob ini," pungkasnya. (Rus)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini