Iklan

Adv

Penyebaran Virus Covid-19 Corona, Seorang WNA di Salatiga Masuk Pada Pasien Dalam Pengawasan

Jumat, 13 Maret 2020, 11:28:00 PM WIB Last Updated 2020-03-13T16:28:11Z
Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM.
SALATIGA, harian7.com - Terkait dengan penyebaran virus Covid-19 atau Corona, di Salatiga diduga menyerang salah seorang warga negara asing (WNA) yang berada di Kota Salatiga. Orang ini atau pasien ini masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).  virus Covid-19 atau Corona. Pasien ini informasinya baru saja wisata bersama dengan keluarganya ke Bali.

Walikota Salatiga, Yuliyanto SE MM menyatakan, bahwa pasien tersebut kini sudah masuk dalam penanganan di Rumah Sakit Paru 'dr Ario Wirawan' (RSPAW) Jalan Hasanudin Salatiga.

"RSPAW Salatiga ini merupakan salah satu rumah sakit yang menjadi salah satu rujukan guna penanganan adanya virus Covid-19 atau Corona. Hal ini telah sesuai dengan SK Menteri Kesehatan RI," kata Yuliyanto.

Rombongan wisata tersebut berjumlah 25 orang. Sekarang, sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas sudah mulai melaksanakan pemeriksaan terhadap kondisi semua peserta wisata. Bahkan, terkait hal itu, sekolah yang bersangkutan diliburkan.

"Awalnya petugas Dinas Kesehatan Kota Salatiga akan melibatkan Satpol PP maupun kepolisian apabila  keluarga pasien menolak dilakukan isolasi. Tetapi, setelah dilakukan komunikasi bersama keluarganya, pasien itu mau diisolasi dengan membuat pernyataan," kata Yuliyanto lebih lanjut.

Selaku Walikota Salatiga Yuliyanto selanjutnya memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga untuk selalu koordinasi dengan unsur terkait.Termasuk didalamnya kepolisian dan Satpol PP untuk melaksanakan edukasi kepada warga yang terindikasi Covid-19. Hal ini telah sesuai dengan mengikuti standard pelayanan dalam penanganan.

Bukan itu saja, Dinas Pendidikan Kota Salatiga dilibatkan juga dalam  mengantisipasi terkait penularan virus Corona itu. Secepatnya, akan melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait. (Heru Santoso)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini