• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Perjuangan Nur Rahman Penderita Tumor Ganas Terkendala Keuangan, Dia Butuh Uluran Tangan Dermawan

    Kamis, 03 Desember 2020, 9:41:00 PM WIB Last Updated 2020-12-03T14:45:29Z

    NGANJUK, Harian7.com – Muhammad Nur Rahman remaja berusia 17 Tahun Dusun Awar-Awar RT 02 RW 03 Desa Mancon Wilangan yang kini berdomisili di Dusun Manyungrejo, Desa Bagor Kulon,  Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk yang menderita penyakit tumor ganas di bagian lehernya kini sedang berjuang untuk sembuh. Namun, perjuangan Nur Rahman untuk sembuh terkendala kondisi ekonomi orang tuanya.  


    Saat tim KPS Nganjuk dengan beberapa awak media mendatangi rumah Muhammad Nur Rahman untuk menyerahkan sembako dan santunan, Minggu (29/11/2020), Sukarti (42) ibu Nur Rahman mengatakan, kami sekeluarga hanya berharap ada keajaiban untuk kesembuhan Nur, karena kondisi ekonomi dan biaya berobat untuk melakukan kemoterapi menurut salah seorang dokter di RSUD Nganjuk sangat mahal yakni sekitar Rp 5 juta sekali terapi.


    “Besar harapan saya agar Nur sembuh dari sakit tumor ganas yang ada di lehernya. Sudah kita bawa ke RSUD Nganjuk, namun disarankan agar dirujuk ke RS Kediri, tapi kami tidak punya uang untuk transport, belum nanti siapa yang nungguin, karena saya juga merawat adik Nur yang masih berumur 7 bulan yang ditinggal meninggal ayahnya 4 bulan yang lalu,” beber Sukarti dengan wajah sedih melihat Nur Rahman yang terbaring lemah.


    Ketika tim KPS dan awak Media konfirmasi ke RSUD  Nganjuk dan ditemui dr. Pramugyono, SpB menjelaskan bahwa di RSUD Nganjuk kita bisa menangani terapi kemoterapi, akan tetapi tidak bisa kalau mengunakan BPJS.


    “Karena RSUD Nganjuk belum mengesahkan atau belum ada MoU dengan pihak BPJS, maka dari itu kita sarankan untuk dirujuk rumah sakit di Kediri, agar bisa mengunakan BPJS,” katanya.


    Sementara, aktivis sosial yang juga pengelola Taman Bermain Manyung yang dekat dengan rumah Sukarti, Nur Imah menyatakan siap membantu dengan bekerja sama dengan tim KPS Nganjuk dan seorang dokter yang bersedia menyediakan ambulan gratis untuk tranportasi selama menjalani kemoterapi di Kediri.


    "Saya akan membantu sebisa mungkin dengan menghubungi dokter agar diperiksa dan diberikan solusi yang terbaik," jelasnya.


    Di tempat yang sama, Ketua KPS , Minarsih beserta pengurus menyatakan akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu Muhammad Nur Rahman agar mendapatkan pengobatan hingga keinginannya untuk sembuh terkabul.


    "Monggo yang ingin berdonasi untuk pengobatan adik Nur bisa datang langsung ke rumahnya atau bisa menghubungi sekretariat KPS di Jalan Mayjen Sungkono No. 62 Kelurahan Kartoharjo, Kabupaten Nganjuk atau bisa menghubungi saya via Whatsapp 081216009500," pungkas wanita yang biasa di panggil buket (ibu ketua) oleh rekan-rekannya. (Indra)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini