Iklan

Adv

Crane Nyangkut Kabel Listrik, Seorang Pekerja Tewas Seketika dan Tiga Lainnya Luka Berat

Senin, 05 Agustus 2019, 8/05/2019 03:35:00 PM WIB Last Updated 2019-08-05T08:35:02Z
SALATIGA harian7.com - Satu pekerja proyek tewas  dan tiga lainnya mengalami luka berat, setelah alat berat atau crane yang  menurunkan box culvert "nyangkut" kabel listrik tegangan tinggi di daerah jembatan Kalisawo, Kemiri, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (5/8/2019) sekitar pukul 10.15 wib. Korban tewas di lokasi kejadian diketahui bernama Roni Satrio Wibowo (44) warga Godean RT 04 RW 08, Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Sedangkan tiga rekan kerja korban tewas yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Salatiga adalah M Bahrudin (38) warga Pandean RT 05 RW 08, Wonokerto, Kecamatan Ngablag, Kabupaten  Magelang mengalami luka  parah kulit tubuhnya mengelupas. Lalu, Busri Waluyo warga Pandean RT 05 RW 08, Wonokerto, Ngablag, Kabupaten Magelang kini dalam perawatan di Ruang ICU. Dan, M Imanudin (41) warga Kecamatan RT 03 RW 03, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Informasi yang dihimpun harian7.com dari lokasi kejadian menyebutkan, bahwa kejadian itu begitu cepat. Pasalnya, saat crane menurunkan box culvert ke dalam saluran, alat untuk mengangkatnya itu menyangkut kabel listrik tegangan tinggi yang berada diatasnya saluran tersebut. Empat pekerja yang menjadi korban, saat itu berada dibawah untuk menempatkan box culvert pada saluran air yang akan dipasangi box culvert tersebut.

"Pada saat alat berat menurunkan bahan cor atau box culvert ke dalam saluran, empat pekerja ada dibawah. Tahu-tahu ada suara teriakan. Ternyata, alat berat itu nyangkut kabel tegangan tinggi diatas proyek tersebut. Satu orang tewas di lokasi kejadian dan tiga pekerja mengalami luka-luka. Seketika itu lokasi kejadian dipenuhi warga yang melihat kejadian itu. Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga yang mendapatkan laporan warga langsung tiba di lokasi kejadian," kata Edi Sutanto (40) warga Bugel RT 03 RW 01, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga kepada harian7.com di lokasi kejadian.

Sementara itu, beberapa pekerja proyek ketika dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut, enggan memberikan tanggapannya. Bahkan, menyarankan untuk langsung menghubungi penanggungjawabnya saja.

"Maaf mas, saya tidak berani memberikan keterangan apapun. Silakan langsung ke penanggungjawab pekerjaan atau proyek ini saja. Namun, saat dimintai siapa nama penanggungjawabnya dan nomor telepon yang bisa dihubungi, hanya menyebutkan nama Pak Taufik," tandas salah satu pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya, ketika ditemui harian7.com dialokasi kejadian. (Heru Santoso)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini