Iklan

Adv

Dari Jumlah 120 Kursi DPRD Jateng, PDI Perjuangan Diprediksi Raih 42 Kursi

Jumat, 10 Mei 2019, 5/10/2019 10:24:00 PM WIB Last Updated 2019-05-10T15:24:03Z
SEMARANG, harian7.com - Jumlah perolehan kursi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Jawa Tengah berdasarkan penghitungan perolehan suara secara internal dari dokumen DB 1, diprediksi melampaui target yang telah ditentukan sebelumnya. Targetnya sebanyak 36 kursi akan dicapai, namun dalam perhitungan dapat meraih 42 kursi dari jumlah total 120 kursi DPRD Jateng. Namun, secara resminya masih harus menunggu penghitungan suara oleh KPU. Demikian diungkapkan H Bambang Kusriyanto BSc, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah kepada wartawan di Semarang, Jumat (10/5/2019).

“Target kami pada DPRD Jateng memperoleh 36 kursi, namun dari hasil perhitungan sementara mendapatkan 42 kursi. Dari sini, kursi terbanyak masing-masing meraih 5 kursi dari Dapil Jateng 6 (Kabupaten Sragen, Karanganyar, Wonogiri) dan Dapil Jateng 7 (Kota Surakarta, Kabupaten Klaten, dan Sukoharjo). Dari 42 kursi itu, 22 kursi adalah petahana dan 20 ursi lagi merupakan wajah-wajah baru,” jelas Bambang Kusriyanto, yang sekarang masih menjabat Ketua DPRD Kabupaten Semarang.

Untuk petahana yang diprediksi akan kembali di DPRD Jateng adalah H Alwin Basri, Asfirla Harisanto, Dyah Kartika Permanasari, Ahmad Ridwan, Maria Tri Mangesti, dan Peni Dyah Perwitosari. Wajah-wajah baru diantaranya H Bambang Kusriyanto, Baginda Muhammad Mahfuz, Eko Susilo, Saiful Hadi, Juli Krisdianto, serta Pujo Widiono.

Sedangkan, posisi kedua diraih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) denngan meraih 20 kursi. Dari petahana dari PKB yang diprediksi lolos diantaranya Sukirman, Fuad Hidayat, Henri Wicaksono, serta Chamim Irfani. Posisi ketiga adalah Partai Gerindra dengan raihan 13 kursi, keempat diraih Partai Golkar dengan 12 kursi.

Lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 10 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 9 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 6 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, serta Partai Nasdem memperoleh 3 kursi. (ANTO)
Editor : Heru Santoso
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini