Iklan

Iklan

,

Iklan

 


Kesiapan Idul Adha, Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban dengan Tim Dokter Ahli

Redaksi
Rabu, 05 Juni 2024, 3:38:00 AM WIB Last Updated 2024-06-04T20:39:31Z
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng, Agus Wariyanto.(Foto: Istimewa)

Pemprov Jateng Siapkan Tim Dokter Hewan untuk Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Iduladha 2024


SEMARANG | HARIAN7.COM – Menjelang Idul Adha 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap menurunkan tim dokter hewan untuk mengecek kesehatan ternak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban berkualitas dan bebas penyakit di Jawa Tengah.


Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng, Agus Wariyanto, menyampaikan, "Kita telah melakukan konsolidasi dengan dinas di kabupaten/kota untuk mempersiapkan hewan ternak dan mengantisipasi penyakit hewan. Mulai 10 Juni 2024, dokter hewan akan mengecek hewan secara intensif," ujarnya dalam sebuah wawancara di Studio Jateng Gayeng Online Radio, Kompleks UMKM Center, Banyumanik.


Meskipun kasus penyakit hewan berkurang, beberapa penyakit masih menjadi ancaman, seperti penyakit kuku dan mulut, penyakit kulit, dan cacing hati. Petugas kesehatan akan bekerja keras untuk meminimalisasi penyebaran penyakit tersebut.


Selain mengirim tim dokter hewan, Pemprov Jateng juga memperketat pengawasan lalu lintas keluar masuk hewan dengan pemeriksaan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Pemprov Jateng juga bersinergi dengan Pemprov DI Yogyakarta terkait pengendalian kasus Anthrax, yang sempat terjadi di sebagian wilayah Yogyakarta. Hewan ternak di perbatasan dengan Yogyakarta telah menerima vaksinasi sebagai langkah pencegahan.


"Kalau kirim ternak ke daerah lain harus ada SKKH. Kami sudah bekerja sama dengan Pemprov Yogyakarta dalam pengendalian penyakit hewan menular strategis. Ini terus kita sosialisasikan, dan Anthrax bisa kita antisipasi," tambah Agus.


Agus memastikan, ketersediaan hewan kurban di Jateng mencukupi kebutuhan, bahkan surplus. Jateng merupakan lumbung ternak terbesar kedua setelah Jawa Timur dan menjadi penyumbang utama bagi kebutuhan hewan kurban di Jabodetabek.


Kebutuhan sapi untuk kurban diperkirakan mencapai 150-200 ribu ekor, dengan ketersediaan 200-255 ribu ekor. Kebutuhan kerbau sebanyak 5-6 ribu ekor telah dipenuhi dengan 7 ribu ekor. Untuk kambing, kebutuhan diperkirakan 260 ribu ekor dengan ketersediaan 270 ribu ekor. Sementara, domba yang dibutuhkan sekitar 90 ribu ekor telah dipersiapkan sebanyak 100 ribu ekor.


"Karena kita lumbung ternak, kita juga kirim untuk kebutuhan Jabodetabek. Sepanjang kita pastikan hewan ternak tersebut sehat," tutup Agus.


Agus juga mengimbau masyarakat untuk teliti dalam memilih hewan kurban. "Masyarakat harus jeli terkait kesehatan hewan agar ibadah yang dilakukan lancar dan sah sesuai syariat," pungkasnya.(Rd)

Iklan