Iklan

Iklan

,

Iklan

 


 


 


Pembebasan Bersejarah: Direktur RS Al-Shifa Kembali ke Gaza

Redaksi
Senin, 01 Juli 2024, 8:09:00 PM WIB Last Updated 2024-07-01T13:09:53Z


Seorang pria Palestina yang telah ditahan oleh pasukan Israel tiba setelah dibebaskan untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, Senin (1/7/2024).


Mohammed Abu Salmiya: Bebas Setelah Tujuh Bulan Ditahan


INTER | HARIAN7.COM - Pada Senin, 1 Juli, Israel membebaskan Mohammed Abu Salmiya, Direktur Rumah Sakit Al-Shifa, bersama puluhan tahanan Palestina lainnya. Penahanan Salmiya oleh Israel berlangsung selama tujuh bulan, dan pembebasannya diumumkan oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir.


Menurut sumber medis di Gaza, Salmiya dan tahanan lainnya telah menyeberang menuju Khan Younis. "Lima tahanan menuju Rumah Sakit Al-Aqsa dan lainnya dikirim ke berbagai rumah sakit di Khan Younis," ujar sumber tersebut kepada AFP.


Rumah Sakit Al-Shifa, tempat Salmiya bekerja, kini telah hancur akibat serangan Israel. Sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023, rumah sakit tersebut menjadi salah satu target serangan Israel, yang menuduh fasilitas medis tersebut digunakan sebagai tempat persembunyian Hamas. Namun, tuduhan ini dibantah keras oleh Hamas.


Serangan yang pecah di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan 37 ribu jiwa, menurut otoritas kesehatan di Gaza. Mayoritas korban jiwa adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.


Pembebasan Mohammed Abu Salmiya menambah daftar panjang tantangan dan penderitaan yang dialami warga Gaza, namun juga menjadi secercah harapan bagi banyak keluarga Palestina yang masih menantikan kebebasan para anggota keluarga mereka yang ditahan.(Red)

Iklan