Iklan

Iklan

,

Iklan

Anggarkan 7 Milyar, Ganjar Bangun Puskesmas di Banjarnegara

 Admin : Iwan Setiawan
Kamis, 25 Mei 2023, 09:35 WIB Last Updated 2023-05-25T02:37:10Z

 

Ganjar Pranowo saat kunjungi Banjarnegara

Laporan: Iwan Setiawan


BANJARNEGARA, harian7.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan anggaran sekitar Rp7 milliar, untuk pembangunan gedung baru Puskesmas Punggelan 2 Banjarnegara. Bantuan itu diserahkan Ganjar bersamaan dengan penyerahan bantuan lainnya, di Puskesmas Punggelan 2, Rabu (24/5/2023) sore.


Ganjar Pranowo mengatakan, anggaran yang diberikan untuk pembangunan gedung baru, dengan fasilitas yang lebih baik dan lengkap.


“Bantuan yang kita berikan untuk puskesmas yang hari ini rusak. Kemudian kita mau bangun puskesmas baru dengan nilai kira-kira Rp7 miliar,” ujarnya.


Sekilas gedung Puskesmas Punggelan 2 tampak baik dan terawat. Struktur bangunannya pun terlihat kokoh dengan dominasi warna oranye. Tapi ternyata konstruksi atap dan eternitnya sudah lapuk, bahkan pada beberapa ruang sudah disangga dengan bambu. Karena membahayakan, maka diusulkan pembangunan gedung baru yang tak jauh dari gedung lama.


Didampingi Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto, gubernur berambut putih ini mengingatkan agar warga turut mengawasi proses pembangunan. Ia pun berpesan pada pelaksana, agar memperhatikan kualitas bangunan dan tidak dikorupsi.


“Pesan saya jangan dikorupsi agar hasilnya bisa bagus. Speknya juga mesti dipenuhi dan sesuai,” tegasnya.


Sementara, letak relokasi Puskesmas Punggelan 2 berjarak kurang lebih 200 meter dari bangunan lama. Pengerjaan pembangunan gedung baru akan dimulai pada Juli mendatang, dan ditarget selesai dalam enam bulan kemudian.


“Ini sudah dikosongkan, kita harapkan bantuan kita nanti akan bisa segera membuat puskesmas yang baru, sehingga pelayanan masyarakat khususnya kesehatan bisa lebih baik,” tandasnya.



Selain bantuan pembangunan puskesmas, Ganjar juga menyerahkan bantuan penyertaan modal BUMDes sebesar Rp150 juta, Instalasi Perpipaan Gas Rawa senilai Rp200 juta, digester biogas untuk empat kelompok senilai Rp240 juta, dan sejumlah bantuan lainnya.***

Iklan