Iklan

Iklan

,

Iklan

Tak Sekedar Memanjakan Lidah di Daringan Kesongo Culture, Tapi Kita Akan Dihipnotis Dengan Pemandangan Rawa Pening Yang Eksotik

Redaksi
Jumat, 03 September 2021, 07:17 WIB Last Updated 2021-09-03T00:23:20Z
Pengunjung saat berfoto selfie.


Laporan: Bang Nur

Editor: Shodiq


UNGARAN,harian7.com - Keliling wisata di Kabupaten Semarang tak lengkap rasanya jika tidak sekalian kulineran. Apalagi menyantap masakan sembari nikmati pemandangan khas pedesaan, mungkin bakal jadi pengalaman baru dan menarik bagi kalian. Sensasi ini bisa dirasakan di pusat kuliner Daringan Kesongo Culture di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. 


Bersantai ditemani pemandangan asri ala persawahan dan keindahan pesona Rawa Pening, teman Traveler bisa memesan aneka menu bercita rasa kas pedesaan. Rasanya  tempat ini cocok dijadikan tempat ngumpul bersama keluarga maupun teman serta rekan kerja.


Dari sekian banyak tawaran tempat menarik yang memadukan antara restoran dan pemandangan yang eksotik, Resto Daringan Kesongo Culture cocok sebagai pilihan untuk bersantai di akhir pekan.

Sekretaris Desa Kesongo Hendi Sarwo Edi.


Kepala Desa Kesongo Supriyadi melalui Sekretaris Desa Hendi Sarwo Edi saat ditemui harian7.com, Rabu (1/9/2021) mengatakan, Resto Daringan Kesongo Culture mengedepankan sajian masakan khas daerah setempat dan beragam olahan kuliner yang lezat. Selain itu pengunjung juga dimanjakan oleh view terbaik Danau Rawa Pening. Sehingga ditempat ini banyak spot foto dengan latar belakang danau yang menarik, serta fasilitas pendukung seperti mushala dan toilet yang bersih. 


"Karena ini masih suasana pandemi, maka waktu operasional sementara dari hari Senin - Jumat dibuka jam 08:00 hingga 18:00 dan untuk hari Sabtu dan Minggu dibuka dari jam 07:00 hingga  17:00 WIB,"kata Hendi.




Disampaikan Hendi, meski baru berumur sekitar dua pekan yakni dibuka pada   tanggal 15 Agustus 2021 lalu, anime pengunjung terus meningkat tidak hanya pada saat akhir pekan tetapi juga hari-hari yang lain. 


"Walau saat ini masih dalam tahap simulasi dan belum menggunakan jasa marketing, anime pengunjung sangat luar biasa Dan melebihi ekspetasi."

Kerajinan dari enceng gondok.


"Pengunjung turut mempopulerkan melalui media sosial mereka masih masing-masing. Tentunya kami turut memantau dan menanggapi dengan serius ulasan untuk terus berbenah dan meningkatkan performa pelayanan kami,"terang Hendi.


Lebih lanjut Hendi membeberkan, ditempat ini menyajikan berbagai olahan masakan  seperti pepes mujahir, buntil (parutan daging kelapa yang dicampur bumbu-bumbu, dibungkus daun pepaya dan direbus dengan santan - red), bakmi jowo, gudeg, aneka menu bakaran seperti nasi bakar, sate cumi, sate usus, berbagai camilan sampai olahan warga setempat seperti dimsum juga tersedia.


Tidak ketinggalan untuk mengangkat potensi perekonoman setempat, Daringan juga menampilkan berbagai suvenir hasil kerajinan tangan warga dengan bahan baku enceng gondok yang sangat menarik.


"Dan untuk diketahui, pusat kuliner ini salah unit usaha BUMDes Bangun Jaya Kesongo. Adapun tujuanya  untuk memberdayakan usaha UMKM masyarakat setempat dan meningkatkan perekonomian warga sekitar,"pungkas Hendi.

Iklan