Iklan

Adv

Kebijakan Tidak Pakai Masker di Hukum Menyapu Jalanan Selama Dua Jam, Politisi PDI-P Salatiga Sebut Itu Lebay - "Itu Walikota Justru Tidak Pakai Masker"

Jumat, 19 Juni 2020, 1:09:00 AM WIB Last Updated 2020-06-18T18:09:22Z
Ilustrasi.
Penulis: M.Nur

SALATIGA,harian7.com - Menyikapi terkait Pemerintah Kota Salatiga akan menjatuhkan sanksi sapu jalanan selama 2 jam kepada warga yang terbukti tidak memakai masker saat keluar rumah, menurut Milhous Teddy Sulistio SE, Ketua Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Salatiga, kebijakan tersebut lebay.

Teddy mengungkapkan, saat ini rakyat lapar, rakyat susah, rakyat butuh uang dan butuh pekerjaan, bukan kebijakan lebay seperti ini.

"Saat kondisi seperti saat ini, harusnya  bikin proyek padat karya untuk 2000 orang dipadat karyakan selama 3 bulan dan gaji UMK, tugasnya bersih bersih lingkungan dan jalan radius sekian ratus meter dari rumahnya. Itu baru kebijakanHarus bermasker, itu baru kebijakan,"kata Teddy kepada harian7.com, Kamis (18/6/2020) malam).

Disampaikan Teddy, jika rakyat kecil tidak pakai masker dihukum menyapu jalanan selama dua jam, lantas jika jual beli jabatan, jual beli proyek dan jual beli ijin dihukum apa.

"Lha pejabate nak jual beli jabatan, jual beli proyek, jual beli ijin dihukum apa ya lur. Mosok rakyat dinggo kelinci percobaan,"ucap Teddy.
Foto tangkapan layar dari salah satu media online dengan dilingkari merah, yang dikirimi oleh Teddy kepada harian7.com melalui WhatsApp.

Lebih lanjut Teddy menuturkan, harusnya keteladanan dibangun, sehingga kebijakan pemimpin bisa dipatuhi rakyatnya. Kenapa saya sampaikan begitu, karena saat dalam pembahasan soal kebijakan tersebut di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, nampak foto Walikota Yulianto di salah satu media online justru tidak memakai masker.

"Kuwi walikota tidak pakai masker dihukum sik nyapu 2 jam (Itu walikota tidak pakai masker dihukum dulu menyapu dua jam - red), itu keteladanan,"pungkas Teddy sembari mengirimi foto tangkapan layar dari salah satu media online dengan dilingkari merah, melalui WhatsApp kepada harian7.com.(*)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Terkini