Iklan bd






Iklan

 


REDAKSI
Senin, 04 Mei 2015, 7:32:00 PM WIB
Last Updated 2015-05-04T12:32:51Z
NEWSUNGARAN

Jalan Alternatif Salatiga - Ambarawa Rusak Parah

 


UNGARAN – Harian7.com, Curah hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang akhir-akhir ini, membuat beberapa ruas jalan mengalami kerusakan. Salah satunya di ruas jalan alternatif Salatiga – Ambarawa, Kabupaten Semarang yang melewati wilayah Banyubiru. Kerusakan itu, diantaranya banyak muncul lubang ditengah jalan bahkan ada beberapa meter yang mengalami rusak parah.  Selain akibat curah hujan yang tinggi, kerusakan itu akibat jalur alternatif itu dilalui kendaraan berat seperti bus dan truk.
Pantauan harian7.com, kerusakan jalan itu nampak mulai daerah Beji, kawasan Bukit Cinta, Tegaron, hingga mendekati Banyubiru. Di daerah tersebut banyak ditemukan lubang di tengah jalan sehingga akan membahayakan para pengguna jalan. Jika hujan deras, lubang-lubang tersebut tertutup oleh air yang menggenangi lubang itu.
“Saya setiap hari melewati jalan alternatif disini, hingga hafal letak jalan yang rusak tersebut. Tidak jarang para pengguna jalan yang baru pertama melintas atau lewat jalan ini akan kaget dan harus ekstra hati-hati dalam menghindari jalan rusak. Kondisi ini telah berlangsung beberapa bulan ini, atau paling tidak semenjak hujan deras mengguyur hampir tiap hari,” terang Agus Nuryadi (49), warga Kecandran, Kecamatan Sidomukti, kota Salatiga yang juga seorang guru di daerah Jambu, Kabupaten Semarang kepada harian7.com, Senin (4/5).
Hal senada dikatakan Gunarto (53) warga Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang yang rumahnya tidak jauh dari jalan yang rusak sejak lama. Menurutnya, kerusakan jalan yang berlubang itu semakin hari semakin lebar. Bahkan, warga sekitar sudah berulangkali menutupnya menggunakan tanah maupun pasir dicampur batu (sirtu). Namun, karena curah hujan yang tinggi dan kendaraan berat tiap hari melintas, maka kerusakan semakin parah.
          “Sebenarnya, warga sudah melaporkan ke pihak desa yang langsung ditindaklanjuti dengan memberitahukan kepada dinas terkait, tetapi jawabannya selalu dikatakan akan segera diperbaiki. Sampai sekarang, tanda-tanda perbaikan jalan tersebut belum ada kepastiannya dari dinas terkait. Jika dibiarkan semakin lama, maka kerusakannya semakin parah dan membuat pengguna jalan tidak nyaman bahkan harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut. Selain itu, sudah berkali-kali ada pengendara motor yang terjatuh gara-gara menghindari jalan rusak,” jelas Gunarto.
          Menurutnya, kondisi demikian ini hendaknya pemerintah melalui dinas terkait secepatnya memperbaiki jalan alternatif Salatiga menuju Ambarawa ini. Jangan sampai kerusakannya semakin parah, baru diperbaiki. Jalan ini setiap harinya selalu ramai bahkan padat dilalui pengguna jalan dari Salatiga – Ambarawa dan sebaliknya. (Heru Santoso)

Editor : M.Nur