Iklan

Iklan

,

Iklan

 


 


 


Tragedi di Kawasan Sumur Wali Salatiga, Cairan Infus Berserakan, Begini Jelasnya

Redaksi
Sabtu, 15 Juni 2024, 6:25:00 PM WIB Last Updated 2024-06-15T11:28:36Z


Polisi saat melakukan evakuasi.

Laporan: Muhamad Nuraeni


SALATIGA | HARIAN7.COM - Sebuah truk box bermuatan cairan infus mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pada Jumat (14/6/2024) malam sekitar pukul 23.00 WIB. 


Kecelakaan ini terjadi karena diduga rem truk tersebut mengalami gangguan. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyebabkan kemacetan parah akibat muatan truk yang berserakan di jalan.


Menurut saksi mata, Yoga, truk tersebut melaju dari arah Solo menuju Semarang. “Karena kondisi jalan menurun, truk lepas kendali lalu menabrak sepeda motor, median jalan, tiang listrik, dan pohon serta menabrak tembok sebelum akhirnya masuk ke kebun,” ungkapnya. 


Sopir truk dan pengendara sepeda motor langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. “Tadi sopir truk dan pengendara sepeda motor dibawa ambulan ke rumah sakit,” tambah Yoga.


Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di JLS wilayah Sumur Wali Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti.


“Kecelakaan melibatkan truk boks K 8042 ES yang dikemudikan oleh Toni Ardiansyah, warga Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, dan Yamaha Scorpio B 5868 FCX yang dikendarai Naufal Hanif Arifin, warga Tuntang Kabupaten Semarang,” jelasnya.


Kedua pengendara mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini. “Untuk kedua korban mengalami luka dan mendapat perawatan di RSUD Salatiga. Sopir mengalami luka di bagian kepala sementara pengendara motor mengalami luka di tangan dan kaki,” kata Suci.


Suci juga mengungkapkan bahwa kecelakaan dipicu oleh gangguan fungsi rem pada truk. “Truk dan sepeda motor berjalan searah, dari selatan ke utara atau arah Solo ke Semarang. Posisinya sepeda motor berada di depan truk. Namun karena rem truk blong, truk tak terkendali dan menabrak kendaraan di depannya,” jelasnya.


Sebagai langkah antisipasi, AKP Suci Nugraheni mengimbau para pengendara untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan kendaraan secara rutin. 


“Jika melewati jalan yang belum dikenal medannya, tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati,” kata Suci.


Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan yang cukup panjang karena muatan cairan infus yang berjatuhan di jalan. Petugas harus menerapkan sistem contraflow untuk mengurai kemacetan dan membersihkan muatan yang berserakan.


Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya perawatan rutin kendaraan, terutama bagi pengemudi truk yang kerap melintasi jalur-jalur menurun yang berisiko tinggi. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi semua pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan yang tidak dikenali medannya.

Iklan