Iklan

Kamis, 22 September 2022, 4:44:00 PM WIB
Last Updated 2022-09-22T10:00:24Z
BANJARNEGARANEWS

Tradisi Saparan Desa Gumelem Kulon Berlangsung Meriah, Air Sendang Keramat Teleng Punya Tiga Simbol

Istimewa

Laporan: Iwan Setiawan


BANJARNEGARA, harian7.com - Masyarakat Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara menggelar Saparan yang bertempat di Sendang Keramat Teleng, Kamis (22/09/2022) pagi.




Turut hadir dalam acara Saparan Sekcam Susukan, Haryanto Agus St, AKP Suyono, Kapolsek Susukan beserta jajaran, Kepala Desa Gumelem Kulon, Arief Machbub, Sertu David Simon, Babinsa Desa Gumelem Kulon dan pemuka agama Desa Gumelem Kulon serta Fathul Bari ketua Paguyuban Kerabat Surakarta (Prakarsa) Kecamatan Susukan.





Gelaran Saparan diawali dengan kegiatan pengambilan air dari tiga sendang di kawasan Sendang Keramat Teleng yang dipimpin oleh Fathul Bari dengan didampingi oleh masyarakat Desa Gumelem Kulon.


Menurut Fathul Bari, di kewasan Sendang Keramat Teleng terdapat tiga sendang meliputi Sendang Kamukten, Sendang Kahuripan dan Sendang Petanen.

 

"Sendang Kamukten mempunyai simbol Kemulyaan masyarakat Desa Gumelem Kulon, sedangkan Sendang Kahuripan merupakan simbol kehidupan, ini menggambarkan jika Desa Gumelem Kulon merupakan tanah yang subur, cocok untuk bercocok tanam sementara Sendang Petanen mempunyai simbol jika masyarakat Desa Gumelem Kulon mayoritas petani," jelasnya.


Arief Machbub ketika ikut menari ebeg usai acara Saparan



Arief Mahcbub dalam kesempatan tersebut mengatakan jika pagelaran Saparan merupakan rangkaian dari Sadranan yang bertempat di kawasan Petilasan Sunan Geseng pada bulan Agustus lalu.


"Tentunya kegiatan Saparan ini merupakan salah satu wujud syukur kepada Allah SWT atas segala karunia yang telah diberikan masyarakat berupa panen yang melimbah, rejeki yang barokah serta kesehatan selama kurun satu tahun," jelasnya.

"Tradisi Saparan yang bertempat di Kawasan Sendang Teleng ini nantinya akan digelar setiap tahun, dengan harapan untuk melestarikan kebudayaan di Desa Gumelem Kulon agar tetap terjaga," pungkasnya.