• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    HUT RI

     




    Adv

    Diduga Dipicu Cemburu, AT Tega Menganiaya Erni, Begini Ceritanya..

    REDAKSI
    Jumat, 02 Juli 2021, 2:16:00 AM WIB Last Updated 2021-07-01T19:16:21Z
    ist.


    Laporan: M.Sujoni | Kontributor Tegal


    TEGAL,harian7.com - Diduga akibat dipicu cemburu buta, Erni Lestari seorang warga Desa Karangmangu  Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal menjadi korban penganiayaan.


    Saat ditemui harian7.com belum lami ini Erni menuturkan, peristiwa penganiayaan terjadi pada pada tanggal Juni sekira pukul 17.40 wib 2021."Saat itu kondisi rumah saya dalam keadaan sepi, dan saya dirumah sendiri. Namun tiba tiba AT datang dan langsung melakukan penganiyayan terhadap saya,"tutur Erni.


    Tak puas menganiaya, AT juga merampas kalung dan juga membanting dua hp merek Oppo dan Xiaomi."Saat itu saya teriak minta tolong,"unkapnya.


    Sementara Aji yang mendengar teriakan korban langsung menhampiri Erni dan berusaha melerai kejadian itu."Saat itu saya sedang berkendara motor. Saat  pas di gang Jalan yakni depan rumahnya Erni mendengar teriakan, minta tolong."


    "Sayapun bergegas berhenti dan melihat kedalam rumah Erni. Saat saya lerai keadaan Erni sudah  berdarah di mulutnya dan banyak luka lebam di mukanya. Melihat kondisi itu saya berusaha melerai,"terangnya.


    Lebih lanjut dijelaskan, melihat kondisi Erni mengalami luka pada muka, lalu mencari pertolongan ke warga dan membawanya ke Rumah Sakit  Susilo Slawi.


    "Karena mengalami luka cukup serius, Erni mendapat perawatan selama 4 hari di Ruma Sakit Susilo Slawi,"terangnya.


    Terpisah, Kepala Desa Desa Karangmangu Budiwicaksana SH saat dikonfirmasi harian7.com menuturkan, dalam kejadian tersebut pihak desa sudah melakukan mediasi antara korban dan terduga. Tetapi karena  tidak ada titik temu maka kasus tersebut di lanjutkan ke ranah hukum.


    "Kami sudah memberikan saran dan masukan yang terbaik untuk warganya.  Tapi karena salah satu pihak keluarga tidak terima maka kasus dugaan penganiyayan tersebut dilaporkan dan saat ini sudah di tangani Polres Tegal,"jelas Kades.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini