• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Pimpin Upacara Hari Jadi ke-75 Pemkot Surakarta, Ini Pesan Gibran

    REDAKSI
    Kamis, 17 Juni 2021, 1:59:00 AM WIB Last Updated 2021-06-16T19:00:18Z
    Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, saat pimpin  upacara.(Foto: Istimewa)


    Editor: Shodiq


    SURAKARTA,harian7.com – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, pimpin  Upacara Hari Jadi Pemerintah Kota Surakarta ke 75, Rabu (16/6/2021).


    Meski tidak dirayakan seperti sebelum pandemi, upacara berlangsung khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di halaman Balai Kota Surakarta. 


    Dalam upacara tersebut hanya diikuti oleh peserta terbatas. Yakni perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada di lingkungan Pemkot Surakarta, terutama kelurahan, kecamatan, beberapa Kepala Dinas, DPRD Kota Surakarta, Forkopimda, Pimpinan Instansi vertikal.


    Dalam amanatnya, Gibran mengatakan, meski baru tiga bulan menjadi bagian dari Pemkot Surakarta, dia meminta jajarannya untuk bekerja ekstrakeras untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi, dengan mempercepat vaksinasi dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, hal tersebut bukan pekerjaaan mudah, namun harus dilakukan bersama sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat, menuju kesejahteraan bersama.


    Ditambahkan, percepatan vaksinasi untuk elemen masyarakat sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun. Masyarakat yang bekerja di sektor produksi menjadi prioritas penerima vaksin. Dari aparatur sipil negara, TNI / Polri, pedagang pasar tradisional, tenaga pendidik, pegiat pariwisata, seniman, karyawan, driver ojek on line, hingga kelompok lansia dan pralansia telah menerima vaksinasi, sebagai upaya menjaga imunitas dan mencegah terpapar virus Covid 19. Total capaian vaksinasi dari 26 Februari hingga 14 Juni 2021, telah mencapai 120.937 jiwa.


    “Meskipun dengan capaian tersebut, edukasi kepada masyarakat harus tetap dilakukan agar bersedia divaksin dan mematuhi protokol kesehatan, karena masih banyak masyarakat yang takut untuk divaksin, serta abai melaksanakan protokol kesehatan 5M sesudah divaksin,” terang Gibran.


    Percepatan pembangunan infrastruktur, beber wali kota, menjadi prioritas sebagai salah satu upaya percepatan ekonomi. Infrastruktur yang dimaksud antara lain, pembangunan elevated railway di Palang Joglo sebagai solusi mengurangi kemacetan lalu lintas di Surakarta bagian utara; revitalisasi Taman Balekambang sebagai pusat Kebudayaan Jawa; pembangunan GOR Indoor Manahan bertaraf internasional; penyempurnaan Fly Over Purwosari, serta pembangunan Masjid Syekh Muhammad bin Abu Sa’id Abu Dhabi.


    Selain itu, kegiatan peningkatan jalan di jalan Juanda, Joko Tingkir, dan Jayawijaya bisa dilaksanakan pada 2021. Pemeliharaan jalan, jembatan kota beserta city walk terus dilakukan Pemerintah Kota Surakarta.


    Kendati begitu, Gibran meminta jajarannya dalam bekerja untuk tidak cepat merasa puas terhadap hasil yang telah dicapai.


    “Marilah kita terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” tandasnya.


    Dikatakan, birokrasi Pemerintah Kota Surakarta harus mampu menciptakan sebuah sistem yang efektif, efisien, transparan dan bebas KKN. Aparatur birokrasi harus berpegang pada prinsip normatif, administratif dan adaptif. Sehingga dalam bekerja semua dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, secara cermat dan tepat.


    “Selamat Hari Jadi ke-75 Pemerintah Kota Surakarta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan petunjuknya dan bimbingan bagi kita semua, untuk mengabdikan diri bagi kemajuan Kota Surakarta,” ucapnya.


    Sementara usai upacara, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menyerahkan Surat Pensiun Pokok dan Kartu Taspen untuk ekswali kota dan wakil wali kota periode sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.


    Perlu diketahui, 16 Juni merupakan hari jadi Pemerintahan Kota Surakarta. Secara de facto tanggal 16 Juni 1946 terbentuk Pemerintah Daerah Kota Surakarta yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, sekaligus menghapus kekuasaan Kerajaan Kasunanan dan Mangkunegaran.


    Secara yuridis Kota Surakarta terbentuk berdasarkan Penetapan Pemerintah tahun 1946 Nomor 16/SD tentang Pemerintah di Daerah Istimewa Soerakarta dan Jogjakarta, yang diumumkan pada tanggal 15 Juli 1946. Dengan berbagai pertimbangan faktor-faktor historis sebelumnya, tanggal 16 Juni 1946 ditetapkan sebagai hari jadi Pemerintah Kota Surakarta.(Sus/DS)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +