• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    HUT RI

     




    Adv

    Kab Semarang Masuk Zona Merah, Ganjar Sidak Langsung Ke Lokasi Untuk Pastikan Penanganan Covid 19

    REDAKSI
    Rabu, 23 Juni 2021, 6:20:00 AM WIB Last Updated 2021-06-22T23:20:00Z
    Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sidak kesalah satu lokasi di Kab Semarang. (Foto: Ist).


    Laporan: Arie Budi/DJ | Kontributor Ungaran


    UNGARAN,harian7.com –  Untuk memastikan penanganan Covid-19 di Kabupaten Semarang, berjalan dengan baik, mengingat diwilayah tersebut masuk zona merah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke sejumlah lokasi di Kabupaten Semarang,  Selasa (22/6/2021).


    Dalam sidak tersebut, Ganjar meninjau langsung sejumlah lokasi diantaranya, vaksinasi di GOR Wujil, program Jogo Tonggo di Desa Tegalsari, Kecamatan Bergas.


    Ganjar juga menyempatkan diri menengok warga Kabupaten Semarang yang menjalani isolasi terpusat di Rusunawa Pringapus.


    Di tempat-tempat tersebut, Ganjar mengecek secara detail penanganan Covid-19. Didampingi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, Kapolres, Dandim dan pejabat terkait, Ganjar memastikan semua berjalan sesuai harapan.


    “Kabupaten Semarang ini masuk daerah risiko tinggi. Makanya saya datang untuk ngecek langsung kondisinya, termasuk memastikan yang isolasi tertangani. Saya lihat rata-rata yang isolasi senang, dan itu yang paling penting,” katanya.


    Selain itu, Ganjar juga memastikan penanganan kesehatan, khususnya di rumah sakit, aman. Dari laporan yang diterimanya, rumah sakit di Kabupaten Semarang sudah penuh.


    “Tadi dapat info rumah sakit penuh. Maka saya minta segera ditambah, saya minta besok harus sudah ada hitung-hitungannya. Saya minta dikalkulasi betul, berapa nambahnya termasuk buat isolasi terpusat di mana, gedungnya siapa dan lainnya,” tegasnya.


    Ganjar juga meminta Pemkab Semarang ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Tempat-tempat keramaian seperti pasar, restoran, kafe dan tempat keramaian lain harus diawasi ketat.


    “Pak Bupati sudah buat peraturan pembatasan, pernikahan dibatasi 10 orang saja itu bagus. Termasuk saya minta, karena zona merah maka ibadah di rumah saja. Pasar, tempat keramaian, restoran, kafe diawasi ketat. Tempat wisata juga sudah ditutup, jadi mudah-mudahan bisa tertangani,” jelasnya.


    Hal lain yang menjadi sorotan Ganjar adalah vaksinasi. Pemkab Semarang diminta meningkatkan jumlah vaksinasi agar perlindungan masyarakat semakin baik.


    “Vaksinasi harus digenjot terus. Ini penting karena menurut data, seandainya terkena Covid-19, orang yang sudah divaksin ini lebih kuat. Di Kudus contohnya, tenaga kesehatan yang tertular kemarin, hari ini sudah sembuh dan sudah kerja lagi. Jadi saya minta program vaksinasi terus ditingkatkan,” pungkasnya.


    Sementara, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengetatan-pengetatan agar penularan Covid-19 tidak semakin luas.


    “Kami sudah buat pengetatan, acara nikahan sekarang maksimal 10 orang, tempat wisata kami tutup. Kami juga terus melakukan operasi justisi,” ucapnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini