• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Sebuah Pabrik Meubel di Kranggan Temanggung Menjadi Aksi Keganasan si Jago Merah di Siang Bolong

    Admin : Ady Prasetyo
    Selasa, 25 Mei 2021, 2:30:00 PM WIB Last Updated 2021-05-25T07:33:57Z

     Penulis : Wahono | Kontributor Temanggung


    Kobaran api yang tiba-tiba membesar membakar berbagai sudut pabrik beserta isinya.


    TEMANGGUNG, harian7.com - Kebakaran hebat terjadi di pabrik KLU (Kayu Lima Utama) di jalan tembus Pringsurat - Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Selasa, (25/5/2021). Sekira pukul 12.00 Wib.


    Pabrik tersebut memproduksi meubel dan furniture, sebanyak 500 (lima ratus) orang karyawan yang masih melakukan proses produksi langsung dievakuasi keluar pabrik karena tiba-tiba api membesar membakar seluruh isi dan bangunan yang ada.


    Menurut keterangan salah satu karyawan bagian Finishing, Sri Wahyunidati (31) mengatakan bahwa api tiba- tiba sudah membesar ke berbagai penjuru.



    "Saya tidak tau sebab kebakaran ini karena saya tadi masih diruang produksi, hanya sempat terdengar ada suara ledakan dibagian kanan pabrik dan api langsung membesar sehingga para karyawan langsung diminta keluar meninggalkan pabrik," Jelasnya.


    Beberapa unit mobil pemadam kebakaran bersama para petugasnya dikerahkan dari Temanggung dan Magelang untuk menjinakan kobaran api tersebut. 


    Kapolsek Kranggan Polres Temanggung AKP Sugihartono SH menjelaskan, ada lebih dari 100 petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, BPBD, TNI, POLRI serta Relawan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang sudah melalap sebagian besar pabrik, Paparnya.


    "Setelah para petugas berjibaku dengan tugasnya, akhirnya api bisa segera dipadamkan dan bisa menyelamatkan sebagian aset yang ada," Paparnya.


    Tidak ada korban jiwa,dalam musibah ini namun belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini karena masih dalam penyelidikan petugas, sementara untuk kerugian yang ditimbulkan akibat musibah ini juga belum bisa di taksir dan pemilik pabrik belum bisa dikonfirmasi. Tuturnya. (*)




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini