• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Dinilai Pengerjaan Drainase dan Cor Tutup Beton Tidak Spek, Warga Candirejo Gelar Aksi Protes, Minta Diperbaiki dan Jika Perlu Dibongkar

    REDAKSI
    Senin, 10 Mei 2021, 4:10:00 AM WIB Last Updated 2021-05-09T21:53:41Z
    Heri Susilo didampingi ketua RT setempat saat dikonfirmasi wartawan.


    Laporan: Shodiq

    Editor: Bang Nur


    UNGARAN,harian7.com - Sejumlah warga Dusun Candi Kidul RT 01 RW 08 Desa Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, menggelar aksi protes terkait dengan Proyek pengerjaan drainase dan cor tutup beton, yang ada dilingkunganya . Aksi protes tersebut dilakukan warga lantaran dinilainya dalam pengerjaan proyek tersebut asal-asalan atau tak sesuai spek.


    Disampaikan Heri Susilo selaku perwakilan warga dengan didampingi ketua RT setempat saat ditemui harian7.com, Minggu (9/5/2021) malam disela aksi protes mengatakan, aksi protes ini sebagai bentuk kekesalan warga terkait pembangunan saluran air yang dinilainya tidak sesuai spek.


    "Kami protes dalam lantaran pengerjaannya dinilai tidak sesuai spek, atau terkesan asal-asalan. Selain itu, tukang yang mengerjakan bukan ahlinya, sehingga pengerjaannya tidak sesuai,"ungkapnya.



    Dijelaskan Heri, bahwa baik kualitas maupun spek sangat mengecawakan."Kami disini mewakili warga,"ucapnya.


    Dengan kondisi ini, atas nama warga berharap kepada pihak terkait untuk memperbaiki pengerjaan proyek ini. 


    "Harapan kami ada perbaikan, dan dengan kondisi seperti ini harus bisa dijadikan pembelajaran, mengingat sumber dana pembangunan bersumber dari pemerintah, sehingga warga juga mempunyai hak,"tandasnya.


    Ketika ditanya, kenapa menggelar aksi protesnya pada malam hari, Heri menjawab,"Siang hari kita puasa, maka kita lakukan malam hari biar bisa lepas menyampaikanya,"jawabnya.


    Ketika disinggung terkait keluhan ini sudah disampaikan kepada pemerintah desa setempat, Heri menuturkan,"Kami pernah menyampaikan kepada TPK, selaku pelaksananya, namun kelihatanya responya kurang, jadi kita kurang tahu, karena tindak lanjutnya juga tidak ada,"ucapnya.


    Yang jelas harapan kami, kalau bisa diperbaiki ataupun dibongkar."Kami berfikir jangka panjangnya, maka harus bagus kualitasnya seusai spek, dan seolah jangan hanya formalitas dan proyeknya asal-asalan,"tegasnya dan diamini ketua RT setempat serta warga lainya.


    Dari informasi dihimpun harian7.com, proyek tersebut bersumber dana dari Dana Desa Candi Rejo, senilai Rp 52.686.000, dengan volume 202 meter.


    Sampai berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa setempat belum bisa dikonfirmasi.(*)

    Berita video



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini