• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Di Temanggung Kasus Covid 19 Menurun, Namun Warga Dihimbau Tetap Patuhi Prokes

    REDAKSI
    Rabu, 19 Mei 2021, 7:22:00 PM WIB Last Updated 2021-05-19T12:23:12Z
    Ist.


    Laporan: Susanto | Kontributor Magang


    TEMANGGUNG,harian7.com - Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Temanggung, paska Lebaran kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan. Namun meski demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung tetap mewaspadai adanya kenaikan. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Khabib Mualim, Selasa (18/05/2021).


    Khabib menghimbau, masyarakat untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) dan tidak keluar rumah bila tidak perlu.


    Dijelaskanya, data terakhir kasus aktif Covid-19 mencapai 128 kasus dengan 98 menjalani isolasi mandiri dan 28 orang dalam perawatan di rumah sakit.

     

    "Kasus Covid-19 menurun dibanding pekan lalu, yang berjumlah 152 kasus dengan 122 menjalani isolasi mandiri dan 30 dalam perawatan di rumah sakit," katanya.


    Diungkapkan Khabib,  tracing pada warga yang menjadi kontak erat kasus positif Covid-19 terus dilakukan. Tracing dimulai 15 Mei 2021 lalu, setelah libur Lebaran. Tracing dan swab dilakukan untuk melacak dan menemukan warga yang terpapar, sehingga jika diketahui dapat dilakukan penanganan medis.


    "Kini masih menunggu hasil swab PCR sebanyak 232," imbuhnya.


    Ia berharap hasil swab nantinya lebih banyak yang negatif, seperti sampel-sampel yang telah lalu yang positif hanya sekitar 2 persen, sementara 98 persen hasilnya negatif. Sedangkan mereka yang menjalani isolasi mendiri dan perawatan di rumah sakit sembuh.


    Dikatakan pada Lebaran lalu, Satgas Covid-19 melakukan pemantauan disejumlah tempat wisata yang buka, yakni kolam renang Cahaya Langgeng, embung Kledung dan wisata alam Posong. Secara umum pengelola mematuhi aturan dengan membatasi pengunjung, yakni 30 persen dari kapasitas dan penerapan prokes secara ketat.


    "Sesuai PPKM Mikro tempat wisata milik warga atau yang dikelola masyarakat boleh buka hanya dibatasi 30 persen dan dengan penerapan protokol kesehatan. Sedangkan wisata milik Pemkab, seperti Pikatan Water Park tutup," terangnya.


    Khabib mengingatkan pada warga untuk tetap mematuhi prokes dalam beraktivitas untuk mencegah penularan Covid-19.


    "Kami sangat menekankan agar masyarakat tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini