• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    BKPRMI Jateng Kecam Serangan Militer Israel Pada Palestina

    REDAKSI SEMARANG
    Sabtu, 22 Mei 2021, 1:39:00 PM WIB Last Updated 2021-05-22T06:39:44Z
    BKPRMI Jateng saat menggelar aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina


    Penulis : Andi Saputra | Editor : Sodiq


    SEMARANG, Harian7.com - Ribuan elemen umat Islam serta ormas maupun LSM khususnya Kota Semarang menggelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina, dihalaman Kantor Gubernur Jateng jalan Pahlawan no 9 Semarang, Jumat (21/5).


    Simpatisan aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina tidak hanya Kota Semarang saja namun ada juga yang datang dari berbagai kabupaten kota di Jateng seperti Banjarnegara, Pekalongan, Kendal, Salatiga. 


    Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Provinsi Jateng Ustad Dimas Anafadli mengatakan Dewan keamanan PBB sesungguhnya hampir setiap peristiwa penyerangan militer Israel kepada Palestina tentunya sama yaitu mengecam dan negara negara lainpun mengecam.


    "Kami BKPRMI Jateng berharap DK PBB dan negara negara adidaya memiliki kewenangan dan kekuatan untuk menghalau bagaimana yang dilakukan oleh Israel," ujarnya. 


    Menurutnya, bukan hanya mengecam tapi melakukan tindakan yang riil untuk memerdekakan Palestina untuk mengusir warga warga Yahudi laknatullah yang memang bukan haknya memiliki tanah Palestina Alkhud.


    "Ini sudah jelas bukan Palestina yang menjajah sejarah mengetahui bahwa Israel yang menjajah Palestina, mengusir, merusak rumah - rumahnya, menyakitinya dan membunuhnya dan juga mengisolasi," jelasnya. 


    Dia menambahkan, BKPRMI mengajak seluruh elemen umat islam serta ormas untuk membebaskan Palestina. tidak hanya disini saja tapi terus memperjuangkan hingga benar benar penjajah diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan keadilan.


    "Bahwa ini menjadi poin penting dan senantiasa terus istikomah membela rakyat Palestina dan membela Al Aqsha," tuturnya. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini