• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Muhammad Affan Baihaqi Pimpin Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kendal Periode 2021-2022

    REDAKSI SEMARANG
    Sabtu, 10 April 2021, 8:35:00 PM WIB Last Updated 2021-04-10T13:35:23Z
    Ketua Terpilih PC.IMM Kabupaten Kendal Periode Tahun 2021-2021 Muhammad Affan Baihaqi


    Penulis : A.Khozin | Editor : Andi Saputra


    KENDAL, Harian7.com - Bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRD II Kendal Kepengurusan Ikatan Muhammadiah Kendal ( IMM ) Periode 2021-2022, hari ini, Sabtu 10/04/21 dilantik dengan tema Membumikan Falsafah Gerakan, Memimpin Wacana Global Menuju PC IMM Berkemajuan.


    Hadir dalam pelantikan  tersebut Forkompimda diantaranya Sekda Kendal, M.Thoha, Dandim, Kapolres atau yang mewakilinya, PM, PDM, PMII serta unsur akademi Muhammadiyah.


    Terpilih sebagai Ketua IMM Kendal, Muhammad Affan Baihaqi seusai dilantik, kepada harian7.com menerangkan beberapa program yang akan dilaksanakan selama kepemimpinannya. Salah satunya adalah harus mampu membangun kolaborasi antara organisasinya dengan pihak pemerintah daerah terkait dengan beberapa bidang seperti pariwisata, industri kreatif dan lainya.


    Selain itu, untuk mengantisipasi adanya paham radikalisme, organisasinya juga akan terus memberikan pemahaman tentang agama yang berdasarkan Alqur'an dan Hadits.


    "Al Quran dan Hadist merupakan dasar muamalat kita, tetapi juga harus mengedepankan kajian-kajian yang dilakukan oleh para ustadz," jelas affan.


    Selain itu, Affan Mahasiswa UMS Semester VIII itu menilai bahwa dengan identitas IMM yang merupakan sebuah organisasi gerakan mahasiswa, IMM dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide pembaharuan dan pengembangan.


    Sebagaimana tertuang dalam tri kompetensi dasar IMM, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, kader IMM memiliki tanggung jawab terhadap tiga bidang tersebut. 


    Maka kader IMM harus memiliki tauhid yang kuat dan internalisasi pemahaman-pemahaman Muhammadiyah, intelektual yang tinggi dengan nalar-nalar kritis yang bersih tanpa ada kepentingan, dan memiliki rasa sosial yang besar. 


    "Oleh karena itu, meskipun berada pada era industri 4.0, kader IMM diharapkan selalu dapat menjawab tantangan era dengan intelektualitas dengan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip islami," pungkas affan.


    Acara dilanjut dengan diskusi yang mengusung Tema " Manifesto Moderasi Beragam Dikendal" dengan key Note Galuh Andi Luxmana dan Mario Perkoso dàri DPD IMM Jawa Tengah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini