Iklan

Iklan

,

Iklan

Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Selama 22 Hari, ES Terancam Hukuman 15 Tahun

Redaksi
Selasa, 13 April 2021, 01:12 WIB Last Updated 2021-04-12T18:12:28Z
Orangtua korban saat melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Banyumas.


Laporan: Saelan | Kontributor Banyumas


BANYUMAS,harian7.com - Unit PPA Sat Reserse Kriminal Polresta Banyumas Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan seorang pria berinisial ES (22) warga Kecamatan Wangon lantaran diduga telah membawa kabur dan melakukan persetubuhan terhadap seorang perempuan berinisial AAP seorang pelajar warga Kecamatan Rawalo, yang usianya belum genap  15 tahun.


Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Kompol Berry, S.T., S.I.K., mengatakan, bahwa pelaku ES berkenalan dengan korban AAP melalui media sosial, kemudian mengajak bertemu, selanjutnya mengajak korban pergi dan menyetubuhi korban dengan bujuk rayu apabila hamil akan bertanggung jawab untuk menikahi. 


"Kejadian tersebut  diketahui pada hari Minggu pagi (11/4/2021) saat pelapor yang merupakan orangtua korban bertemu dengan korban, dimana sebelumnya korban dibawa pergi oleh ES selama kurang lebih 22 hari. Namun setelah ditanyakan kepada korban dari mana saja dan apa saja yang sudah dilakukan oleh pelaku, korban hanya menjawab mencari pekerjaan," ungkap Kasat Reskrim.


Mendapati jawaban dari anaknya, orang tua korban tidak percaya, dan langsung membawa korban ke Polresta Banyumas."Tidak percaya begitu saja,  korban lalu dibawa orangtuanya ke kantor Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas dimana sebelumnya pelapor sudah membuat laporan pengaduan."


"Dan setelah korban dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian, korban mengakui selama korban dibawa pergi oleh pelaku telah disetubuhi oleh pelaku yaitu pada saat berada di Wangon, di Tangerang dan di Bogor. Atas kejadian tersebut pelapor meminta pertanggung jawaban secara hukum,"paparnya.


ES berhasil diamanakan beserta barang bukti satu potong kemeja lengan panjang motif kotak kotak warna hitam putih, satu potong kaos lengan panjang warna abu abu, satu potong celana panjang jeans, satu potong kerudung segiempat warna hitam, satu potong BH warna abu abu dan satu potong celana dalam warna hitam jelasnya .


"ES dan barang bukti untuk sementara kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ES dijerat Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Jo UU No 17 tahun 2016 penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 332 ayat (1) ke 1e KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun," jelas  Kompol Berry. 


Dalam kesempatan tersebut Kasat Reskrim juga memberikan imbauan kepada warga Kabupaten Banyumas khususnya agar tidak mudah untuk percaya kepada orang yang baru saja dikenal, terlebih kenal melalui media sosial.


 "Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial agar tidak terhindar dari tindak kejahatan, serta perlunya peran serta dari orangtua untuk melakukan pengawasan kepada anaknya," pungkasnya.

Iklan