• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Secara Umum Pelayanan RSUD Kendal Sudah Baik, Namun Harus Selalu Ditingkatkan, Itu Kata Wabup

    REDAKSI
    Rabu, 24 Maret 2021, 5:55:00 PM WIB Last Updated 2021-03-24T10:55:39Z
    Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dan Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay, saat meninjau RSUD Kendal, Rabu (24/3/2021).(Foto: Khozin/harian7.com)


    Laporan: A Khozin | Kontributor Kendal

    Editor: Shodiq


    KENDAL,harian7.com - Wakil Bupati Kendal, H Windu Suko Basuki SH didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Bonay, hari ini mengadakan  kunjungan di UPTD Puskesmas Cepiring, dan RSUD Dr. Soewondo Kendal, Rabu (24/3/2021).


    Dalam peninjauan di RSUD, Wakil Bupati dan Kepala Dinkes Ferry B tersebut disambut oleh Plt Direktur RSUD Haris Triyanto beserta jajaranya.


    "Saya selaku Wakil Pemerintahan yang baru, tentunya ingin bersilaturahmi dan berkenalan dengan beberapa jajaran, baik di rumah sakit maupun puskesmas. Tadi sebelum kesini, saya dan pak Kadinas (Dinkes) meninjau Puskesmas Cepiring," terang Wabup.


    Terkait dengan mutu pelayanan kesehatan oleh RSUD, Wabup yang akrab disapa Pakde Bas mengaku, dirinya mempunyai strategi khusus dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit di Kendal.


    "Secara Umum Pelayanan RSUD Kendal ini sudah baik, Namun tetep harus selalu ditingkatkan," jawab Wabup saat harian7.com menanyakan tentang pelayanananya.


    "Nanti akan kita kembangkan lagi,  jenengan bisa lihat bagaimana padatnya layanan kepada masyarakat disini. Insya Allah karena ini pelayanan kepada masyarakat, tentunya akan kita tingkatkan  menjadi layanan prima. Sehingga masyarakat jadi mau berobat di rumah sakit," imbuh Pak Wakil


    Sementara itu Plt Direktur RSUD Kendal, Haris Triyanto mengatakan, kunjungan Wakil Bupati ke RSUD adalah bagian dari peninjauan kepada unit-unit yang berada di dinas di bawah pembinaan dan pengawasan Wakil Bupati.


    Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyampaikan, bahwa terhitung sejak tanggal 4 Maret 2021, RSUD sudah tidak melayani pengobatan yang mengunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).


    "Ini perlu kami sampaikan, dan tadi juga sudah kami sampaikan kepada pak Wabup, tentang tidak berlakunya SKTM. Ini penting, karena selama ini masih banyak warga yang berobat di RSUD dengan mengajukan SKTM," jelasnya.


    "Kami sudah sampaikan kepada Pak Wabup dan Pak Kadinkes, dan ini akan dipikirkan, selanjutnya segera akan dibahas terkait permasalahan ini, dan solusinya para pengguna SKTM ini diikutsertakan melalui program Jamsostek," ujar Haris.


    Ditanya apa solusi jika ada masyarakat yang berobat dengan menggunakan SKTM, Haris menjawab pihaknya sudah tidak bisa menerima SKTM dan dimasukkan pasien umum.


    "Bagi pemegang surat SKTM untuk sementara tetep kita masukan sebagai pasient umum, sambil menunggu ketentuan selanjutnya dari Pemda melalui Dinkes," tutup Haris.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +