• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

     


    Iklan

    Adv

    Komunitas Gerbang Watugong Gelar Deklarasi Terkait Bom Bunuh Diri di Makasar

    REDAKSI SEMARANG
    Selasa, 30 Maret 2021, 12:12:00 AM WIB Last Updated 2021-03-29T17:13:08Z
    Komunitas Gerbang Watugong bersama FKUB saat gelar deklarasi bom bunuh diri di Makasar


    SEMARANG, Harian7.com - Komunitas Gerakan Kebangsaan (Gerbang) Watugong menggelar deklarasi bersinergi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, di Taman Gereja Katedral Kota Semarang, Senin (29/3).


    Ketua FKUB Jateng KH Taslim Sahlan mengatakan Apa yang terjadi di Makasar itu tidak hanya melukai perasaan umat katholik tapi ini melukai perasaan kita semua umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang maha kuasa.


    "Kami turut mendoakan terhadap korban, mudah mudahan yg terimbas dari insiden bom bunuh diri itu akan mendapatkan ketabahan dan kesembuhan,"ujarnya. 


    Menurutnya, Masyarakat Jawa Tengah agar tetap bergandengan tangan dan harus mampu menjadi perekat diantara kita serta tidak menjadi penyekat. 


    "Kami di Jawa Tengah khususnya selama ini cukup intens dan kami terus berkolaborasi dengan pendeta dalam setiap event dan kesempatan. 

    Mari kita aktualisasikan nilai nilai beragama mampu mendorong kita saling berangkulan bersama,"jelasnya. 


    Dia menambahkan, terlebih keamanan dalam hal ini Kepolisian -TNI terus memberikan garansi bahwa kebebasan keberagamaan dan keberagaman kita ini dijamin 24 jam. 


    "Gerbang Watu gong rencana minggu besok akan berkunjung ke gereja di dermolo, kita akan support suadara saudara kristiani yang sedang melaksanakan paskah, kita akan hadir secara fisik,"tuturnya. 


    Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jateng yang diwakili Kabag TU, Adi Fajar menuturkan bahwa silaturahmi dalam rangka untuk menguatkan semua masyarakat beragama dan juga ingin membangun Jawa Tengah menjadi laboratorium kerukunan umat beragama.


    "Kita tentu merasakan keprihatinan yang luar biasa dengan adanya insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral di Makasar. Tentu atas nama pemerintah sudah sudah menyamoaikan keprihatinannya,"pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +