• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Sempat Anjlok, Harga Telur di Banjarnegara Mulai Merangkak Naik

    Admin: Shodiq
    Rabu, 03 Februari 2021, 9:20:00 PM WIB Last Updated 2021-02-03T14:43:51Z
    Foto istimewa


    Lapor : Iwan | Kontributor Banjarnegara


    BANJARNEGARA , harian7.com - Turunnya Harga telor akhir akhir ini banyak di keluhkan para peternak di kabupaten Banjarnegara ,kondisi ini disebabkan pasokan telor yang sangat melimpah tetapi permintaan pasar yang mengalami penurunan . 


    Afik Nur afian salah satu peternak di desa Kaliwungu kecamatan Mandiraja saat di temui harian7.com di lokasi Kandang Ayamnya Desa Kaliwungu pada Selasa (2/2/2021) kemarin , mengatakan , bahwa dia mengeluhkan harga telur yang sempat menurun. 

    " Saya sedikit lega dengan naiknya  harga telur sekarang. Beberapa hari yang lalu harga telor di sini sempat di angka 17 ribu di tingkat peternak , dengan harga segitu jelas saya selaku peternah hanya mendapatkan untung yg sangat tipis sekali dan tidak seimbang dengan modal yang saya keluarkan," keluhnya 



    Dia menambahkan, "Disampaing harga pakan yang terus mengalami kenaikan dari harga 380 ribu kini malah melonjak hingga harga 420 ribu per 50 Kg . Belum lagi untuk membayar karyawan . Vitamin untuk ayam serta listrik dan sebagainya keluh Afik," Ungkapnya.



    Ketika ditanya apakah ini ada pengaruh dari PPKM yang diterapkan pemerintah saat ini Afik dengan lugas menjawab , "bahwa kebijakanbtersebut sangat jelas berpengaruh tho , karena para pedagang nasi goreng harus pulang lebih awal dengan adanya PPKM. Saya orang kecil cuma bisa berharap semoga pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan ini karena imbasnya kepada kami," gerutunya kepada harian7.com.


    "Kalau sebelumnya saya bekerja sama dengan E-Warung untuk pengadaan PKH dengan harga yang lumayan akan tetapi malah diubah dengan daging otomatis stok juga melimpah ungkapnya," tegasnya.



    Hal senada juga di ungkapkan Hoho Alkaaf, kades bertato yang sempat viral beberapa waktu yang lalu Kini juga mau menjadikan Desa Purasaba sebagai sentra ayam petelor.

    " Saya selain menjadi kepala desa juga menekuni bisnis ayam petelor di desa saya , ini untuk menukang pertumbuhan ekonomi Desa Purwasaba kususnya dan Kabupaten Banjarnegara pada umumnya , ayam yang saya pelihara saat ini baru 10 ribu ekor insya Allah akan saya tambahi lagi supaya lebih berkembang lagi," ujarnya.(*)





    Sekarang ada sedikit harapan menjelang Nyepi ini ada sedikit kenaikan sedikit dari 17ribu sekarang sudah mencapai harga 19ribu semoga kedepan bisa nambah lagi syukur syukur bisa diangka 24ribu seperti semula . Agar supaya saya sebagai pemodal bisa mendapatkan untung bukan malah mendapatkan hasil seperti orang bekerja . Karena pemodal harus mendapatkan untung bukan upah  pungkasnya .

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini