• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    Jateng Targetkan 450 Ribu Vaksinasi Tahap Dua

    Senin, 22 Februari 2021, 4:00:00 PM WIB Last Updated 2021-02-22T09:00:55Z

    PNS Pemprov Jateng saat disuntik vaksinasi

    SEMARANG, Harian7.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Jawa Tengah sudah dimulai hari ini untuk sekitar 450 ribu pelayan publik. Dan ditargetkan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu minggu.


     
    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Jawa Tengah dikonsentrasikan bagi pelayan publik, di antaranya ASN, TNI, Polri, pejabat BUMD, wartawan, atlet hingga pedagang pasar.

     
    "Ini mulai vaksinasi tahap dua di Jateng untuk pelayan publik. mulai ASN, TNI, Polri, wartawan, guru, pimpinan agama, dan petugas perhubungan, serta pedagang pasar dan juga lansia," ujarnya, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua Jateng, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (22/2).

     
    Menurutnya, jumlah pelayan publik di Jawa Tengah yang terdata ada sekitar 450 ribu orang untuk mengikuti vaksinasi tahap dua. Jumlah tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu satu minggu.

     
    "Totalnya pelayan publik ada sekitar 450 ribu (orang) dan target bisa selesai dalam waktu satu minggu,"jelasnya.

     
    Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan, pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Jawa Tengah berlangsung lancar. Pihaknya menargetkan, 1.000 orang disuntik vaksin dalam satu hari.

     
    "Harapan kita, dari jadwal kemudian sisi personelnya itu semua bisa dioptimalkan. Sehingga kalau umpama ada yang sakit dan tidak bisa datang, yang belakangnya langsung bisa naik, nah tinggal kita ketertiban pendataan ini jadi satu yg penting. Insyaallah mudah-mudahan lancar hari ini,"ucapnya. 

     
    Vaksinasi tahap dua, lanjutnya, akan berjalan lebih cepat. Sebab data kepegawaian sudah lengkap sehingga lebih mudah. Selain itu, sistem pendataan vaksinasi yang lebih terbuka dari Kemenkes juga memudahkan.

     
    "Ini kita coba serentak hari ini dan langsung kita targetkan sehari minimal 1.000 (orang). Kalau dari pendataannya gampang, karena justru ini dari ASN, TNI, Polri, pegawai-pegawai kan data kepegawaiannya lengkap. Tinggal dibuatkan penjadwalannya saja dan itu tidak rumitlah,"pungkasnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini