• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

     


    Iklan

    Adv

    Gubernur Jateng Minta Kisruh Walikota dan Wakil Walikota Tegal Dihentikan

    REDAKSI SEMARANG
    Jumat, 26 Februari 2021, 2:42:00 AM WIB Last Updated 2021-02-25T19:42:44Z
    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo


    SEMARANG, Harian7.com - Kisruh antara Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dengan Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi semakin memanas. Kabar terbaru, Dedy melaporkan wakilnya itu ke Polda Jateng terkait dugaan rekayasa kasus dan pencemaran nama baik.


    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespon serius persoalan itu dan dia memerintahkan dua pimpinan di Kota Tegal untuk menghentikan hal-hal yang tidak baik itu.


    "Saya minta hentikan. Jangan lapor-lapor lah, menurut saya wong itu Wali Kota dan Wakil ya. Nggak tahu yang benar yang mana, tapi mereka dulu majunya bareng-bareng dan sudah terpilih, akan lebih baik kalau keduanya duduk. Duduk, rembugan, bicara apa yang sebenarnya terjadi,"ujar Ganjar, Kamis (25/2).


    Dia mengatakan sudah mengajak komunikasi kedua pihak. Mereka diminta menghentikan kekisruhan dan mengajak keduanya ngobrol bersama.


    "Kalau tersebar keluar nanti jadi ramai, belum lagi kalau ada kelompok lain yang ingin naik ke isu ini dengan segala kepentingannya. Itu akan jadi runyam,"jelasnya.   


    Menurutnya, Kalau sudah terjadi seperti itu maka yang rugi adalah rakyat. Pelayanan publik pasti terganggu dan isu yang beredar jadi tidak baik.


    "Ini nanti akan menjadi tidak baik. Saya minta hentikan, kembali duduk bareng-bareng. Kalau butuh bisa komunikasi dengan saya. Saya proaktif komunikasi dengan keduanya, mudah-mudahan bisa mereda,"ucapnya. 


    Terkait laporan Dedy terhadap Jumadi yang sudah masuk ke Polda Jateng, Ganjar meminta menghentikan.


    "Ya duduk dulu lah, ngapain lapor-lapor. Saya mungkin belum tahu situasinya, kejadiannya dan kemarahannya seperti apa. Tapi, sebenarnya ini akan menjadi contoh yang kurang baik, duduk dululah diselesaikan. Belum nanti saling lapor, kalau begitu tidak menarik,"pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +