• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    KPU Tetapkan Hendi - Ita Jadi Walikota dan Wakil Walikota Semarang 2021 - 2024

    Kamis, 21 Januari 2021, 8:47:00 PM WIB Last Updated 2021-01-21T13:47:17Z
    KPU saat tetapkan Hendi - Ita Jadi Walikota dan Wakil Walikota Semarang 2021 - 2024


    SEMARANG, Harian7.com - KPU Kota Semarang menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Semarang pada Pemilihan Daerah 2020 di Hotel Pesonna Jalan Depok Kota Semarang, Kamis (21/1).


    Penetapan tersebut dilakukan setelah tidak adanya pihak yang mengajukan keberatan terhadap hasil Pemilihan Wali Kota Semarang yang digelar 9 Desember 2020 lalu, ke Mahkamah Konstitusi (MK).


    Dengan demikian, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) secara resmi akan tetap memimpin Ibu Kota Jawa Tengah hingga periode 2024, dengan perolehan suara sebanyak 716.693.


    Atas penetapan tersebut, Hendi selaku calon Wali Kota Semarang petahana mengaku bersyukur. 


    "Alhamdulillah, hari ini semuanya menjadi jelas, karena secara resmi dapat disebutkan persentase hasilnya, partisipasinya, serta jumlah suara seluruhnya. Jadi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, sehingga kami bisa mendapatkan kemenangan dengan persentase 91,56%,"ujar Hendi.


    Menurutnya, ke depan akan fokus berkomitmen untuk merealisasikan janji – janji kampanyenya.


    "Mudah – mudahan yang akan kita lakukan bisa berjalan dengan baik. Semuanya jadi prioritas, terutama untuk kita bisa bangkit dari keterpurekan karena pandemi Covid-19, dari sisi medis harus disentuh, namun di satu sisi kita tidak boleh membuat ekonomi mati. Maka kami siapkan kebijakan agar ekonomi tetap jalan, tapi dengan prokes,"jelasnya. 


    Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom mengatakan perolehan suara pada Pilkada 2020 cukup signifikan. Pasalnya angka itu jauh lebih banyak dari Pilwalkot – Pilwalkot sebelumnya di Kota Semarang.


    "Pilkada 2020 adalah sejarah bagi Kota Semarang, hanya diikuti calon tunggal dan bertepatan dengan musim hujan, serta dalam nuansa pandemi, tapi angka partisipasi cukup besar daripada Pilkada sebelumnya,"tuturnya.  


    Dia menambahkan, kepada seluruh stakeholder yang membantu pelaksanaan, pengamanan dan pengawasan proses pilkada dari awal hingga akhir.


    "Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak mulai dari peserta pilkada, masyarakat yang memilih, dan tentu TNI-Polri yang membantu terlaksananya proses pilkada hingga akhir,"pungkasnya. 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini