• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Adv

    Bupati & Kajari Purbalingga Tidak Divaksin, Ini Penjelasannya

    Senin, 25 Januari 2021, 3:33:00 PM WIB Last Updated 2021-01-25T08:33:17Z

    Pewarta : Iwan S

    Kepala Biro Purbalingga/ Banjarnegara

    PURBALINGGA, Harian7.com – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mencanangkan vaksinasi Covid-19 tingkat Kabupaten Purbalingga di Aula RSUD Goeteng Taroenadibrata, Senin (25/01/2021). 


    "Program vaksinasi Covid-19 ini, dalam rangka menekan angka kematian, menekan angka kesakitan sekaligus meningkatkan hard immunity," kata Bupati.

    Ia berharap angka penyebaran Covid-19 khususnya di Purbalingga bisa ditekan semaksimal mungkin, dan vaksin yang digunakan yakni vaksin sinovac yang sudah melalui uji klinis dan dinyatakan aman serta halal.

    "Kami mengimbau agar masyarakat tidak ragu dan tidak takut untuk divaksin. Kami jajaran Pemkab Purbalingga menjamin vaksin ini memang aman dan bisa menekan angka covid-19,” imbaunya.

    Bupati menjelaskan, sebelum melakukan vaksinasi ada beberapa tahapan yang harus dilewati yakni proses skrining. Ada 16 pertanyaan yang akan diajukan pada calon penerima vaksin salah satunya sudah pernah terpapar Covid-19 atau belum.

    “Karena memang saya dan pak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) sempat terpapar Covid-19, maka ini tidak dianjurkan untuk melakukan proses vaksinasi,” terangnya.

    Pencanangan vaksinasi Covid-19 tingkat Kabupaten Purbalingga secara simbolis dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Purbalingga, Tokoh Masyarakat dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga.

    Lebih lanjut Bupati menjelaskan di tahap pertama program vaksinasi Covid-19, Purbalingga mendapat jatah 5.000 dosis vaksin.

    “Dari 5.000 dosis vaksin ini diperuntukan untuk 2.500 orang yang mana 2.480 akan diperuntukan untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan 20 dosis akan digunakan untuk pencanangan hari ini,” jelasnya.

    Setelah Nakes, menurutnya dilanjutkan petugas yang bekerja di sektor pelayanan publik, kemudian masyarakat Purbalingga yang rentan termasuk pelaku ekonomi sebanyak 651.954 dengan kebutuhan vaksin multi dosis 1.539.009.

    Ia menambahkan untuk vaksinatir yang sudah terlatih sebanyak 185 orang berada di 33 fasilitas kesehatan.

    “Kami berharap program vaksinasi Covid-19 bisa berhasil, dan program ini bisa menekan secara signifikan angka penyebaran Covid-19 baik tingka nasional terkhusus di Purbalingga,” harap Bupati.

    Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Bambang Irawan mengajak masyarakat Purbalingga untuk melakukan vaksinasi.

    "Vaksinasi Covid-19 tujuannya baik, salah satunya meningkatkan imun agar masyarakat tidak terkena Covid-19. Saya meyakinkan diri saya dan masyarakat Purbalingga bahwa vaksin ini sangat aman, tidak ada masalah apa-apa seperti informasi yg beredar," ungkapnya.

    Lebih lanjut ia mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin, tetap jaga kesehatan agar Covid tidak berkembang di Purbalingga dan pandemi Covid-19 cepat selesai.

    "Ayo ikuti anjuran pemerintah untuk divalsin, tetap jaga kesehatan agar Covid tidak berkembang di Purbalingga," pungkasnya. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini