• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    www.harian7.com

    Adv

    Operasi Lilin Semeru 2020 Pemkab Nganjuk Kedepankan Tindakan Preemtif & Preventif

    Abdurrochman
    Selasa, 22 Desember 2020, 1:45:00 AM WIB Last Updated 2020-12-21T18:46:11Z


    NGANJUK, Harian7.com
    – Bupati Nganjuk, H. Novi Rahman Hidayat, S.Sos, MM didampingi Dandim 0810 Nganjuk, Letkol Kav. Joko Wibowo, dan Kapolres Nganjuk, AKBP Harviandhi A.P, SIK, MIK laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru Tahun 2020 jelang Hari Raya Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.


    Apel yang dilaksanakan Senin, (21/12/2020) di Gelora Bung Karno Kabupaten Nganjuk dengan inspektur upacara, Bupati Nganjuk diikuti personel Polres Nganjuk, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran Linmas, Senkom dan instansi lainnya.


    Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Bupati Nganjuk mengatakan, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2020 untuk memastikan kesiapsiagaan baik personel maupun sarana prasarana peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.


    “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2020, kita tingkatkan sinergitas dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2020.dan Tahun Baru 2021,” katanya.


    Lebih Lanjut Novi mengatakan, Operasi Lilin tahun 2020 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 15 hari mulai hari Senin tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021. Fokus pengamanan adalah Gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, Terminal, Pelabuhan, Stasiun Kereta Api. Bandara dan lain-lain.


    “Operasi Lilin Semeru tahun 2020 ini, tentunya dengan tetap menerap protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid -19  sehingga masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman,” jelasnya. 


    Dalam pelaksanaannya, menurut Novi operasi ini Polri akan melibatkan 83.917 personel yang terdiri atas  15.842 personel Polri, personel TNI serta 55.086 personel yang berasal dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.


    “Kekuatan pesonil tersebut akan ditempatkan pada 1.607 titik pos pengamanan, 675 titik pos pelayaran, dan titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen berupa deteksi dini dan deteksi aksi serta penegakan hukum secara tegas dan profesional,” pungkas Bupati. (Indra)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini