• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Pengurus DMI Kota Semarang Bentuk Tim Pemberdayaan Ekonomi Umat Dimasa Pandemi

    Sabtu, 14 November 2020, 8:41:00 PM WIB Last Updated 2020-11-14T14:04:58Z


    Pimpinan daerah dewan masjid indonesia kota semarang saat membentuk tim pemberdayaan ekonomi


    SEMARANG, Harian7.com - Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang membentuk tim pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid dimasa pandemi covid -19 


    Ketua PD DMI Kota Semarang Achmad Fuad mengatakan dampak dari wabah Covid-19 ini banyak saudara kita terkena pemutusan hubungan kerja ,usahanya berhenti atau pailit, UMKM jatuh dan untuk itu sebagai pengurus takmir masjid dan pengurus DMI pada umumnya untuk lebih peduli kepada jamaahnya. 


    "Hadirnya tim pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid ini harapannya bisa lebih memakmurkan masjid, lebih-lebih di masa pandemi ini,"ujarnya, seusai kegiatan halaqoh takmir masjid PD DMI Kota Semarang, di Hotel Pandanaran Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/11).


    Menurutnya, selain tim pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid, PD DMI Kota Semarang telah membentuk tim kesehatan berbasis masjid dan tim legalitas masjid. 


    Dia menambahkan, pihaknya kini bertekad membangun pondasi kepercayaan kepada para takmir di Kota Semarang, jika dipercaya karena ada manfaatnya kedepan bisa melakukan hal lebih banyak lagi untuk pemberdayaan masjid. 


    "Kita berharap masjid kedepan bisa berdaya secara ekonomi, sehingga kedepan ada kemandirian,"tuturnya. 


    Sementara itu, Ketua Departemen IT dan Fintech Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah, Khotim Zaini Ashiddiq menuturkan masjid tidak sekedar tempat ibadah tapi sebagai pusat budaya, selain kegiatan ibadah, sebagai pusat pendidikan, sosial, ekonomi. 


    "Kondisi perkembangan zaman dan generasi, maka pola manajemen masjid dengan pendekatan teknologi yakni teknologi digital (Digitalisasi) salah satunya aplikasi ekosistem digital, yakni android, desktop, web dan aplikasi lainya,"pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini