• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Dengan Hati Nurani yang Tulus, Polwan Polres Magelang Bantu Pengungsi Gunung Merapi

    Selasa, 10 November 2020, 12:01:00 AM WIB Last Updated 2020-11-09T17:01:05Z
    Beberapa Polwan Polres Magelang Peduli Pengungsi Merapi Melaksanakan Giat Dapur Umum di Tempat Pengungsian Balai Desa Deyangan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang.


    Penulis: Ady Prasetyo KaBiro Kedu


    MAGELANG, harian7.com - Sejak dikeluarkanya Keputusan Bupati Magelang Nomor : 180.183/ 364/ 46/ 2020 pada tanggal 6 November 2020 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi, Polres Magelang telah mengerahkan personilnya untuk membantu Pemerintah Daerah dalam penanganan warga pengungsi yang berasal dari Kec. Dukun Kab. Magelang yang tersebar di beberapa titik di wilayah Kecamatan Mertoyudan dan Kec. Muntilan Kab. Magelang.


    Beberapa Polisi Wanita (Polwan) dari  Polres Magelang membaur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Magelang dan Relawan melakukan kegiatan dapur umum di tempat pengungsian balai desa Deyangan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang (09/11/2020). Hal ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga pengungsi gunubg merapi.


    Sebanyak 24 personil Polwan Polres Magelang telah ditugaskan dalam Satgas Bantuan yang khusus mengemban tugas di dapur umum balai desa Deyangan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang. 


    "Saya minta Polwan berikan pelayanan kepada warga pengungsi dengan hati nurani yang tulus supaya dapat mengurangi beban warga pengungsi," ujar Kapolres saat memberikan arahan kepada Senior Polwan Polres Magelang.


    Ditambahkan Kapolres, bahwa hadirnya Personil Polres Magelang dalam penanganan pengungsi diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.


    Dalam kesempatan lain Senior Polwan Polres Magelang AKP Budi Suwarni SH yang menjabat Kabagsumda Polres Magelang menyampaikan bahwa Polwan siap menjalankan perintah dari atasan dan dalam penugasan di dapur umum akan selalu mengedepankan sikap empati dan humanis.


    "Banyak warga pengungsi yang usianya diatas 50 tahun, maka Polwan perlu memberikan edukasi dan sosialisasi perilaku hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19 di lingkungan pengungsian," pungkasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini