• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Alumni Iklass Semarang Berikan Bantuan Pada 24 Peserta Didik Kurang Mampu Dimasa Pandemi

    Sabtu, 07 November 2020, 9:12:00 AM WIB Last Updated 2020-11-07T02:29:35Z

    Para alumni Iklass Semarang saat memberikan bantuan kepada peserta didik kurang mampu


    SEMARANG, Harian7.com - Meski masih dimasa pandemi Covid - 19 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 11 Semarang menggelar peringatan Maulud Nabi SAW yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni SMP Sebelas Semarang ( IKLASS ) peduli berbagi yang dilaksanakan, di Masjid Al Muttaqien, dijalan Karangrejo Selatan V Semarang, Jumat(6/11 ).


    Selain melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diselingi acara pemberian bantuan paket makanan dan peralatan belajar kepada 24 peserta didik yang kurang mampu yang diberikan oleh pengurus IKLASS diwakili ketua Iklass HM Widodo yang didampingi Rini Setyawati selaku Sie Bidang Sosial.


    Ketua Iklass HM Widodo mengatakan bahwa Iklass peduli berbagi dilaksanakan bersama pengurus salah satunya ingin membantu khususnya kepada para peserta didik yang perlu diberikan bantuan tentu saja bekerja sama dengan pihak SMP Negeri 11 Semarang.


    "Kegiatan IKLASS Peduli Berbagi ini merupakan salah satu program  yang sudah rutin berjalan, dimana pada bulan oktiber 2020 lalu juga  mengadakan pembagian nasi kotak disepanjang jalan di Kota Semarang,"ujarnya. 


    PLT SMP N 11 Semarang Dwi Astuti Indriyani mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada segenap pengurus Iklass yang selalu Peduli Berbagi terutama bagi peserta didik kami yang perlu mendapat bantuan.


    "Kegiatan yang dilaksanakan pihan SMP N 11 Semarang yang selalu mendapat support dari alumni ( Iklass) dalam bentuk apapun kami selalu mengapresiasi yang dilakukan Iklass, sekali lagi kami ucapakan banyak terima.kasih,"tuturnya.


    Sementara itu, Sutikno selaku Pembina Iklass menuturkan agar perlu adanya kegiatan seperti bakti sosial ataupun peduli berbagi yang di peruntukan siswa yang kurang mampu.


    "Kedepan harus difilter oleh pihak sekolah untuk menjaga suasana nyaman dan kondusif bagi siswa lain yg belum masuk katagori dapat bantuan dari pengurus IKLASS bila perlu dapat dilibat kan untuk menentukan siswa siswi yg layak dibantu minimal ada filter untuk mengantisipasi suara yang tidak kita inginkan,"pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini