• Jelajahi

    Copyright © HARIAN 7 - Sumber Informasi dan Mitra Bisnis Anda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Adv

    Alasan Persatuan Pedagang Pasar Dukung NgeBas, Musafak: 'Pak Ngesti Sudah Berbuat Banyak Untuk Para Pedagang, Itu Bukti Nyata'

    Rabu, 04 November 2020, 10:13:00 PM WIB Last Updated 2020-11-04T15:13:44Z
    Foto bersama disela acara.


     Laporan: Bang Nur


    UNGARAN,harian7.com - Persatuan Pedagang Pasar (Persada) Kabupaten Semarang menyatakan dukungan untuk pasangan Ngesti Nugraha-Basari di Pilkada 9 Desember 2020. Dukungan diberikan karena selama ini Ngesti Nugraha dianggap telah memberikan bukti nyata keberpihakan kepada para pedagang. 


    Ketua Persada Kabupaten Semarang Musafak mengatakan keberpihakan tersebut dibuktikan saat para pedagang menyampaikan aspirasinya. "Pak Ngesti itu sudah berbuat banyak untuk para pedagang. Mulai dari aspirasi pembangunan pasar, fasilitas, dan yang lainnya kalau pedagang pasar yang meminta pasti diwujudkan. Ini membuat para pedagang nyaman saat mencari nafkah untuk keluarga," jelasnya di Posko Pemenangan Ngesti Nugraha-Basari, Rabu (4/11/2020). 


    Musafak mengungkapkan, selain Ngesti Nugraha, Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusrianto juga juga berperan sebagai Bapak Pedagang Pasar Kabupaten Semarang. "Sekarang ibaratnya orangtua kami punya kerjaan, maka kami dengan tulus ikhlas membantu untuk memenangkan Ngebas nomor urut dua di Pilkada Kabupaten Semarang," paparnya. 


    Musafak mengatakan saat ini jumlah pedagang sekitar 20.000 orang yang berada di 33 pasar di seluruh Kabupaten Semarang. "Kami akan bergerak dari lingkup terkecil di keluarga, di lingkungan, dan di pasar. Selain itu, setiap pedagang juga diminta untuk mengamankan TPS-nya masing-masing," ungkapnya. 


    Sementara Ngesti Nugraha mengatakan para pedagang pasar adalah faktor pendongkrak ekonomi kerakyatan. "Karena hal tersebut, maka penguatan pasar dan pedagang menjadi komitmen kami," terangnya. 


    Ngesti menegaskan bahwa dirinya dan Basari akan melakukan peningkatan pasar tradisional yang modern. "Meski disebut pasar tradisional, tapi pengelolaan dan fasilitasnya harus modern. Sehingga pasarnya menjadi bagus dan tertata, rejeki pedagang meningkat, pembeli merasa nyaman saat bertransaksi," kata Ngesti.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini